Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Teguh-Farida Fokus Pembangunan Manusia dan Transisi Energi

Hakam Alghivari • Senin, 23 September 2024 | 21:45 WIB
TEGUH FARIDA: Paslon Teguh-Farida saat diwawancara para awak media usai mendaftar sebagai peserta Pilkada 2024 di KPU Bojonegoro pada 29 Agustus lalu.
TEGUH FARIDA: Paslon Teguh-Farida saat diwawancara para awak media usai mendaftar sebagai peserta Pilkada 2024 di KPU Bojonegoro pada 29 Agustus lalu.

TEGUH-Farida usung tagline Bojonegoro Maju Berkelanjutan dengan misi mewujudkan Bojonegoro sebagai sentra agroindustri dan energi. Tujuannya, menuju masyarakat kreatif, produktif, dan energik.

Membawa tujuh misi yang disebut Sapta Cita. ’’Kami ingin Bojonegoro jadi sentra industri dan engergi. Tapi, masyarakatnya tetap kreatif dan energik,” ujar Cabup Teguh Haryono kemarin (22/9).

Menurutnya, sangat miris jika Bojonegoro hanya mengandalkan sumber daya minyak dan gas atau migas. Padahal, lima tahun ke depan, kata dia, merupakan masa transisi. Tidak bisa hanya menggantungan dari rezeki migas.

’’Jadi, pembangunan manusia juga penting di sini. Pendidikan menjadi fokus kami, saya bersama Bu Farida (sapaan Farida Hidayati). Kami tidak ingin hanya sebatas pendidikan. Tapi, juga menanamkan akhlak,” tutur Teguh.

Dengan pengalaman dua tahun di bidang kebudayaan, politikus PDIP itu, optimistis bisa membawa pendidikan dan masyarakat Bojonegoro maju. Tanpa meninggalkan pembangunan infrastruktur seperti jalan. Bahkan, dia berniat membangun digital infrastruktur.

’’Dengan Bu Farida yang merupakan generasi muda, kami membahas Bojonegoro ke depan. Yang juga dari sisi kaum muda atagenerasi milenial dan gen Z. Sebab, sata ini tidak bisa hanya dengan cara lama,” imbuh dia.

Terpisah, Koordinator Bidang Kampanye Tim Pemenangan Teguh-Farida, Amin Tohari menyampaikan, bahwa pihaknya mengusung strategi menyapa masyarakat dengan 3S, yakni senyum, salam, dan sapa. ’’Kami terus turun ke lapangan. Menyapa masyarakat dengan tiga cara, 3S,” beber Amin.

Amin melanjutkan, penggunaan strategi 3S sesuai perintah dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Yakni, turun menyapa masyarakat luas hingga akar rumput dengan 3S. Namun, ketika ditanya lebih lanjut strategi digunakan untuk memenangkan Teguh-Farida, dia belum bersedia berbicara banyak.

Hanya, katanya, tentu juga menyasar kelompok marjinal dan milenial. ’’Ya kalau strategi itu rahasia. Yang jelas menggunakan 3S sesuai perintah,” beber pria domisili Kecamatan Kedungadem itu. (yna/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#teguh haryono #farida hidayati