HINGGA hari terakhir tahapan pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah (cakada-cawakada) kamis (29/8). Pengadilan Negeri (PN) dan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo baru mencatat setyo Wahono dan Nurul Azizah yang mengurus berkas.
Sebaliknya, untuk Teguh Hariyono dan Farida Hidayati belum tercatat di PN dan RSUD setempat.
Menurut Humas Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro Hario Purwo Hantoro, hingga kamis (29/8) belum ada tambahan yang melakukan pengajuan surat bebas pidana, untuk persyaratan pencalonan Pilkada. ‘’Yang sudah mengajukan Setyo Wahono sama Nurul Azizah,” katanya.
Menurutnya, selain keterangan tidak pernah menjadi terdakwa, pasangan calon juga perlu mengajukan surat bebas pencabutan hak politik di PN Bojonegoro. ‘’Selain itu, iya ada surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilitiknya,” imbuh Hario.
Terpisah, Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Thomas Djaja menyampaikan, bahwa belum ada lagi bakal calon bupati (bacabup) yang menjalani pemeriksaan. Namun, pihaknya membenarkan adanya satu calon yang bakal melakukan tes kesehatan. ‘’Setahu saya hanya satu,” ungkapnya.
Pemeriksaan kesehatan yang digunakan sebagai syarat bakal calon tersebut dijadwalkan pada Jumat (30/8). Namun, pihaknya belum membeberkan siapakah calon yang bakal melengkapi persyaratan tersebut. ‘’Acara pemeriksaan jadwal besok pagi,” terangnya kemarin .
Sementara itu, pada hari terakhir pendaftaran Bapaslon bupati-wakil bupati di Pilkada Bojonegoro 2024 kamis (29/8). Diketahui, belum ada bapaslon yang meminta akses silonkada untuk mendaftar. “Belum ada lagi yang meminta akses,’’ ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro Robby Adi Perwira sekitar pukul 14.00 kemarin. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana