RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Empat tahun berturut-turut menjadi agenda tahunan, Sedekah Bumi Blora kembali hadir menyemarakkan bulan kemerdekaan. Tahun ini, tradisi tersebut mengumpulkan 15.540 bungkus sego berkat dari berbagai unsur untuk dibagikan kepada masyarakat.
Belasan ribu sego berkat itu bukan sekadar sajian tasyakuran. Ada gotong-royong, rasa syukur, sekaligus semangat berbagi yang dikemas dalam tradisi Sedekah Bumi di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Diketahui, Sego berkat dikumpulkan dari OPD, instansi vertikal, BUMD, kecamatan, desa, SPPG hingga pihak swasta. Setelah terkumpul, ribuan bungkus tersebut dibagikan kepada masyarakat.
Tahun ini, Sedekah Bumi dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Blora. Sebelumnya, kegiatan digelar di sepanjang Jalan Pemuda. Perubahan lokasi membuat berbagai elemen masyarakat berkumpul dalam satu ruang, mulai pejabat hingga warga.
Baca Juga: Sawuran, Masyarakat Saling Lempar Berkat, Tradisi Sedekah Bumi di Desa/Kecamatan Jiken Blora
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, Sedekah Bumi telah menjadi tradisi yang terus dirawat selama empat tahun terakhir. Momentum tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang diterima masyarakat Blora.
‘’Alhamdulillah, sudah berlangsung empat tahun. Ini merupakan tradisi kita di Blora. Biasanya dulu tasyakuran malam tahun baru atau malam 17-an, kali ini kita buat setahun sekali,” ujarnya.
Semarak kegiatan itu turut mendapat perhatian Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah yang turut hadir di Blora. Bagi dia, Sedekah Bumi Blora memiliki daya tarik tersendiri karena mampu mempertemukan banyak kalangan dalam satu suasana.
‘’Ini pertama kali saya mengikuti Sedekah Bumi Blora. Saya sangat terkesan, acaranya sangat meriah dan masyarakat begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya. (hul/ind)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah