Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Gaspol Bangun SDM

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora terus menggeber pembangunan sumber daya manusia (SDM), sebagai investasi jangka panjang daerah. Upaya itu diwujudkan dengan memperluas jejaring kerja sama bersama perguruan tinggi. 

Terbaru, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta resmi masuk dalam daftar kampus mitra Pemkab Blora. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka lebih banyak peluang peningkatan kualitas pendidikan, riset, hingga pengembangan ASN.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan proyek fisik. Menurutnya, kualitas manusia menjadi faktor utama yang menentukan daya saing Blora di masa depan. Karena itu, sektor pendidikan terus ditempatkan sebagai salah satu prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga: Gedung Baru Kejari Blora Tak Kunjung Ditempati

‘’Kami punya komitmen bahwa agar daerah bisa maju, kualitas SDM-nya harus maju. Oleh karena itu, selain pembangunan infrastruktur, program pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Blora,” ujarnya.

Arief mengungkapkan, tren pendidikan masyarakat Blora terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini sekitar 60 persen lulusan SMA telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Namun, angka tersebut masih ingin terus ditingkatkan melalui berbagai kolaborasi dengan kampus di berbagai daerah. ‘’Kami ingin semakin banyak anak-anak Blora bisa mengenyam pendidikan tinggi sehingga kelak kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.

Baca Juga: Infrastruktur Irigasi di Blora Dikucuri Rp 38 Miliar, Menyasar 168 Titik

Tak hanya menyasar generasi muda, peningkatan kualitas SDM juga diarahkan kepada ASN. Pemkab Blora mendorong pejabat dan pegawai untuk melanjutkan pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), baik ke jenjang magister maupun doktor.

Menurut Arief, birokrasi yang adaptif harus diisi aparatur yang terus meningkatkan kompetensi. ‘’Pejabat di lingkungan Pemkab Blora kami dorong melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 maupun S-3. Pembangunan daerah harus didukung SDM yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan,” tegasnya.

Arief berharap seluruh kerja sama tersebut tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi melahirkan program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya masyarakat.

‘’Kami selalu berupaya menjalin komunikasi dengan kampus-kampus yang memiliki mahasiswa asal Blora, sekaligus mengajak para dosen untuk bersinergi membangun daerah,” ungkapnya. (hul/ind)

Editor : Hakam Alghivari
Arief Rohman sdm Bangun bupati blora