Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bupati Blora Sempatkan Diri Jalankan Tugas di Sela Prosesi Wisuda Anak

Rahul Oscarra Duta • Kamis, 4 Juni 2026 | 09:40 WIB
MENYEIMBANGKAN WAKTU: Bupati Arief mengikuti presentasi daring Penilaian Kompetensi (IDEA Jateng) 2026 di sela menghadiri acara wisuda putrinya. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
MENYEIMBANGKAN WAKTU: Bupati Arief mengikuti presentasi daring Penilaian Kompetensi (IDEA Jateng) 2026 di sela menghadiri acara wisuda putrinya. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemandangan tak biasa terlihat di sela prosesi muwaadah atau pelepasan siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum, Selasa (2/6). Di tengah ratusan wali murid yang fokus menyaksikan putra-putrinya naik panggung kelulusan, Bupati Blora Arief Rohman tampak beberapa kali menatap layar laptop.

Bukan tanpa alasan. Orang nomor satu di Blora itu harus membagi peran dalam waktu bersamaan. Sebagai kepala daerah, ia mengikuti presentasi daring Penilaian Kompetensi Inovasi Daerah Jawa Tengah (IDEA Jateng) 2026. Namun di saat yang sama, ia juga ingin hadir sebagai ayah yang mendampingi putrinya menjalani momen kelulusan.

Kurang lebih enam jam, Gus Arief sapaan akrabnya berkantor dari lingkungan MI Khozinatul Ulum, yang berlokasi di kompleks Pondok Pesantren Khozinatul Ulum. Laptop dan jaringan internet menjadi penunjang, agar tugas pemerintahan tetap berjalan tanpa harus meninggalkan acara sekolah anaknya.

Dalam sambutannya, Arief bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada para hadirin karena konsentrasinya sesekali terbagi. ‘’Mohon maaf apabila konsentrasi saya sedikit terbagi, karena saat ini juga sedang mengikuti presentasi daring Penilaian Kompetensi Inovasi Daerah Jawa Tengah 2026,’’ ucapnya.

Baca Juga: Sekdakab Blora Ungkap Rencana Lanjut Pendidikan S-3 Usai Pensiun

‘’Namun saya tetap ingin hadir di sini karena selain sebagai bupati, saya juga sebagai orang tua yang ingin memberikan semangat kepada anak saya dan seluruh siswa yang hari ini mengikuti muwaadah,” sambungnya.

Bagi Arief, hadir dalam momen kelulusan anak merupakan bagian penting yang tidak ingin dilewatkan. Apalagi selama enam tahun putrinya menempuh pendidikan di MI Khozinatul Ulum, para guru telah ikut berperan membentuk karakter dan kemampuan akademiknya.

Di hadapan guru dan wali murid, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mendampingi putrinya hingga lulus. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik anak perempuan saya selama enam tahun dengan sangat baik. Semoga anak-anak semuanya menjadi generasi yang sukses di masa depan,” tuturnya.

Acara muwaadah tersebut diikuti 103 siswa kelas VI. Hadir pula Pengasuh PP Khozinatul Ulum KH Muharror Ali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora Roziqun, Bunda Literasi Blora Ainia Shalichah, jajaran guru, komite sekolah, serta para wali murid.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyoroti pentingnya kualitas lulusan sebagai penentu kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Ia menilai, salah satu keunggulan madrasah adalah pembentukan karakter dan kemampuan keagamaan, termasuk hafalan Alquran yang dimiliki para siswa.

‘’Jangan malu sekolah di madrasah, karena sekolah di madrasah itu keren,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Blora Roziqun mengingatkan para siswa agar percaya diri sebagai lulusan madrasah. Ia mencontohkan Bupati Arief Rohman yang juga berasal dari pendidikan madrasah, yang kini dipercaya memimpin Kabupaten Blora.

‘’Jadi anak-anak jangan berkecil hati. Sekolah di madrasah juga bisa menjadi orang hebat,” katanya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#idea jateng #Arief Rohman #Jawa Tengah #wisuda #bupati blora