Enam Jabatan OPD Pemkab Blora Masih Kosong, Pengisian Kursi Rencana Gandeng Mabes Polri dan UNS

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 09:00 WIB
Infografis Jabatan OPD kosong di Pemkab Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Jabatan OPD kosong di Pemkab Blora (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Enam jabatan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Blora masih mengalami kekosongan (selengkapnya lihat grafis). Pengisian lima jabatan kepala OPD dan Sekwan tersebut bakal menggandeng Mabes Polri.

Bupati Blora Arief Rahman menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menjalin koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pengisian jabatan tersebut.

‘’Kita bersifat profesional dan mengikuti arahan KPK saat kemarin di provinsi,’’ terang Bupati Arief.

Arief menegaskan, tidak ada sistem jual beli jabatan dalam pengisian enam kursi tersebut. Pihaknya berencana menggandeng pihak ke tiga dalam pelaksanaannya.

‘’Nanti kita akan menggandeng Mabes Polri dan UNS untuk pengisian jabatan eselon dua yang masih kosong,’’ ujarnya.

Baca Juga: Legalisasi Sumur Minyak Kabupaten Blora Dipercepat, Target Segera Produksi dan Kirim ke Pertamina

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian SDM Heru Eko Wiyono, menjelaskan, penyebab kekosongan  jabatan eselon dua tersebut karena rotasi dan pensiun.

‘’Enam kekosongan tersebut meliputi DPUPR, Sekertariat Dewan, Dinrumkimhub, BPBD, BAPERIDA, dan  Dalduk KB sudah diisi oleh pelaksana tugas (Plt),’’ katanya.

Heru menyampaikan, periode jabatan Plt hanya berlaku enam bulan dan harus diganti. Apabila nanti enam bulan belum ada definitif, maka akan diperpanjang sesuai kebutuhan.

‘’Untuk pengisian kita nunggu arahan Pak Bupati, Untuk Plt sendiri itu hal teknis, jadi sesuai kebutuhan,’’ ucapnya. ‘’Walaupun ada kekosongan, tidak ada gangguan pelayanan, karena jika sudah ada Plt itu, semua kegiatan dilaksanakan yang jabatan tersebut,’’ pungkasnya. (ozi/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
Arief Rohman Jabatan opd blora mabes polri