Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dinsos Bojonegoro: Verval DTSEN Kurang 6 Persen, Yakin Tuntas Sehari

M. Irvan Romadhon • Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB
Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro.
Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pelaksanaan verifikasi dan validasi (verval) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menyisakan satu hari. Terlebih verval di lapangan tersebut ditargetkan selesai hari ini (31/3).

Namun hingga kemarin (30/3) progres verval baru mencapai 94 persen. Sehingga menyisakan 6 persen data yang belum diverval. Meski begitu Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro optimistis waktu sehari cukup untuk menyelesaikan verval.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto mengatakan verval DTSEN di lapangan ditargetkan selesai hari ini. Sementara untuk progres pelaksanaan verval hingga kemarin mencapai 94 persen.

Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Patok Alokasi Pagu Honor Petugas DTSEN Rp 1,9 M

Antok sapaannya mengaku optimistis verval bisa rampung sesuai target atau hari ini. Namun setelah verval selesai data tak bisa langsung digunakan sebagai dasar pelaksanaan program. Sebaliknya, data dari lapangan harus melalui pengolahan. Pengolahan dilakukan oleh BPS menggunakan metode statistika.

‘’Diolah dulu dengan metode statistika oleh BPS,” ungkapnya.

Antok sapaannya menjelaskan pengolahan data paling cepat berlangsung tiga bulan. Terlebih data yang diolah mencapai 473 ribu KK. Sehingga DTSEN baru bisa diakses dan digunakan sebaga dasar pelaksanaan program pemkab pada Juli atau Agustus mendatang.

‘’(Pengolahan data) Paling cepat 3 bulan. Juli atau Agustus baru bisa diakses,” ujarnya.

Menurut Antok pemkab telah melakukan perjanjian kerja sama dengan BPS. Setelah semua DTSEN selesai termasuk pengolahannya oleh BPS. Maka pemkab bisa mengakses data tersebut.

Pihaknya menambahkan program yang membutuhkan DTSEN untuk dasar pelaksanaan tetap bisa dijalankan. Tentu tanpa harus menunggu pengolahan data oleh BPS usai. Terlebih program bisa dilakukan dengan mengunakan DTSEN reguler nasional.

‘’Sekarang sudah bisa pake DTSEN yang reguler nasional. Yang kami laksanakan ini verval khusus Bojonegoro kerjasama dengan BPS,” ungkapnya.

Beberapa program bantuan sosial (bansos) sudah dilaksanakan dengan dasar DTSEN nasional.  DTSEN tersebut bersumber dari kementerian sosial dan BPS pusat.

‘’Betul, dasar data bansos semua kami padankan dengan DTSEN,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Padangan Novita Sari mengatakan, pelaksanaan verval DTSEN di kecamatannya hingga Minggu (29/3) lalu belum selesai. Namun disisa waktu yang ada optimistis bisa rampung.

‘’Semoga bisa sesuai jadwal,” ungkapnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#verifikasi #verval #dinas sosial #dinsos bojonegoro #bojonegoro #DTSEN #bps #dinsos