Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Blora Wacana Dirikan Kawasan Agro Industri, Siapkan Lahan 24.000 Hektare

Achmad Syaeroyzi • Senin, 30 Maret 2026 | 08:45 WIB
TINJAU LANGSUNG: Pihak PT Agrinas Pangan Nusantara saat tinjau salah satu lokasi yang ada di Kecamatan Kunduran bulan lalu. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
TINJAU LANGSUNG: Pihak PT Agrinas Pangan Nusantara saat tinjau salah satu lokasi yang ada di Kecamatan Kunduran bulan lalu. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora berencana membentuk kawasan agro industri  dengan didukung pembangunan pabrik oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Pembangunan pabrik itu digadang-gadang bakal menggunakan tiga lahan dengan total seluas 24 ribu hektare.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, dari PT Agrinas Nusantara Pangan sudah melakukan survei di Blora untuk pembangunan pabrik. Pada prinsipnya, pihaknya menyetujui untuk pembangunan kawasan agro industri terpadu di Blora.

‘’Rencana pembangunannya tahun 2026 dan semua biaya akan didanai oleh PT Agrinas. Ini kami sedang dimintai melengkapi dokumen pendukung dan juga membentuk tim percepatan. Kami akan rapatkan untuk menindaklanjuti hal ini,” ucapnya.

Pihaknya menyampaikan, dalam rangka untuk mendukung potensi Blora sebagai penghasil sapi terbesar di Jawa Tengah. Serta populasi sampai 280 ribu ekor, Blora juga sebagai pemasok jagung terbesar kedua. Harapannya ada pabrik pengolahan pakan dan padi serta kalau padi ada pengering.

‘’Dan padi-padi kalau panen raya itu bisa dikeringkan di sini. Kawasan agro terpadu ada pertanian, peternakan, dan perikanan,’’ katanya. ‘’Ada beberapa lokasi yang disurvei ada di Sambong  dan Kunduran. Nanti ketika ada investasi di Blora seperti ini, akan otomatis menarik pihak swasta lainnya dan membentuk suatu ekosistem pangan,” sambungnya.

Baca Juga: PDAM Tirta Amerta Blora Dikucuri Rp 100 Miliar Untuk Green Infrastructure Initiative

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Puji Ariyanto mengatakan, Kabupaten Blora merespon cepat dengan melakukan pengecekan lokasi. Ada tiga lahan yang akan dibutuhkan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

Lahan pertama untuk perkantoran dan riset development ada di Kedungwaru, Kunduran seluas 22 hektare. Kemudian lahan kedua itu digunakan untuk cold storage seluas 1,4 hektare. Lahan terakhir ada di Cemoro Modang untuk ternak dan pabrik pakan, dengan luasan 1,335,1 hektare di lahan KHDTK.

‘’Agrinas nanti ada pabrik yang akan memproduksi beras premium. Plasma farming dan kontrak farming karena seputarnya lahan masyarakat. Bibit disediakan dan pupuk disediakan serta yang mengambil hasil panen serta mengolah dari Agrinas,” ujarnya.

Puji menambahkan, nanti ada tindak lanjut  dari  tim Agrinas untuk memetakan lahan multiplayer effect. Agrinas juga membutuhkan pekerja banyak dan ekonomi sekitar akan meningkat.

‘’Menurunkan pengangguran juga dan dari sisi petani, harga panen sudah pasti dan Agrinas tidak akan membeli di bawah harga yang ditentukan pemerintah,” ucapnya. (ozi/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kawasan industri #Arief Rohman #Agrinas #Jawa Tengah #pembangunan pabrik #Pemkab Blora #blora #bupati blora #pabrik