Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kecamatan Sugihwaras Proyeksikan Diri Sebagai Sentra UMKM

Yana Dwi Kurniya Wati • Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

PRODUK LOKAL: Ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Sugihwaras memamerkan produknya, kecamatan ini diproyeksikan sebagai sentra UMKM.
PRODUK LOKAL: Ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Sugihwaras memamerkan produknya, kecamatan ini diproyeksikan sebagai sentra UMKM.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kecamatan Sugihwaras mayoritas wilayahnya hutan dan pertanian. Kecamatan dengan 17 desa ini memiliki belasan potensi, dari wisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan pertanian. ‘’Potensi di daerah kami (Sugihwaras) ada wisata, UMKM, dan pertanian,” jelas Camat Sugihwaras Supranata.

Menurut dia, Kecamatan Sugihwaras memiliki Wahana Kampung Drenges (WKD) yang merupakan kawasan geopark atau kawasan geografis dengan konsep konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi yang teletak di Desa Drenges. Serta, Wana Tirta Treb (WTT) yang difungsikan sebagai tempat bermain anak di Desa Terate.

Kemudian memiliki keunggulan UMKM. Setidaknya delapan aneka makanan dan minuman. Meliputi balongkuwuk, produk olahan dari singkong di Desa Drenges dan Desa Bulu; marneng dan kerupuk kedelai dari Desa Balongrejo; ituk-ituk kacang ijo di Desa Panemon; keripik usus dari Desa Genjor; dan bubur kendil di Desa Sugihwaras.

Kemudian, susu kedelai dari Desa Terate; tempe gedebok dari Desa Glagahan; dan aneka minuman jamu desa di Desa Siwalan. ‘’Untuk pertanian kami ada padi, bawang merah, cabai merah, tembakau, dan jagung,” tambah dia.

Supranata melanjutkan, untuk kawasan Kedunglantung di Desa Drenges rencana mendapat anggaran pengembangan kawasan geopark dari anggaran bantuan keuangan khusus (BKK) dan CSR dari ExxonMobil. ‘’Yang pengembangan UMKM sudah disurvei dari dindagkopum (dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro) bila memungkinkan akan dibuatkan sentra produk UMKM,” beber dia.

Sementara itu, bagi masyarakat atau pengunjung yang ingin mengujungi berbagai wahana atau membeli produk UMKM bisa menempuh sekitar 23 kilometer (KM) dari pusat pemerintahan Bojonegoro. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Nganjuk di sisi selatan. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Wisata #usaha mikro #konservasi #exxonmobil #Pertanian #umkm #Olahan #csr #produk umkm #Potensi #Sugihwaras