RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - KDMP Desa Ngraseh, Kecamatan Dander telah diresmikan pada Minggu (8/2) lalu. Peresmian dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (RI) beserta forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) dan jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Namun, hingga kemarin (14/3), KDMP yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi lokal tersebut belum juga beroperasi.
Kepala Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, M. Maftukhin mengatakan, sejak diresmikan lebih dari satu bulan lalu hingga saat ini. Pihak Desa Ngraseh, Kecamatan Dander belum memegang kuncinya. Belum dilakukan penyerahan kunci. "Kuncinya belum diserahkan," katanya.
Menurut Maftukhin, Pemdes Ngraseh masih menunggu perintah pihak atasan yang berwenang. "Masih dibawa anak buah Pak Dandim. Kami orang kecil, bawahan, ya manut petunjuk dan perintah atasan," tambahnya.
Dia menjelaskan, belum diserahkannya kunci KDMP Ngraseh, mungkin menunggu regulasi. Anggaran dasar (AD) anggaran rumah tangga (ART)-nya masih belum ada. Juga, mungkin berkas-berkas lain yang diperlukan.
Meski begitu, pihak desa telah mempersiapkan diri untuk pembukaan KDMP. Baik dari sisi manajemen hingga sumber daya manusia (SDM).
"Sudah semua (manajemen dan SDM)," tegasnya.
Dia berharap, KDMP yang terletak di jalan raya Bojonegoro-Dander tersebut bisa segera beroperasi. Agar kebermanfaat dari adanya KDMP tersebut bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
"Ingin segera beroperasi agar kebermanfaatannya segera dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. (kam/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana