RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Satuan Tugas (Satgas) MBG Blora memberikan ultimatum kepada mitra pelaksana Program makan bergizi gratis (MBG), yang diwajibkan memasang instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Jika dalam tenggat waktu tertentu tidak diterapkan, maka operasional Satuan Pelayanan Gizi Terpadu (SPPG) dihentikan.
Ketua Satgas MBG Blora Sri Setyorini mengatakan, setiap SPPG diberikan waktu sampai awal Bulan April untuk membangun fasilitas IPAL. Masih ada tiga minggu untuk membangun fasilitas IPAL.
‘’Tidak punya IPAL ditutup sementara. Kita batasi sampai Tanggal 1 April, masih ada waktu 19 hari,’’ tandasnya.
Menurutnya, penghentian tersebut sifatnya sementara. ‘’Penerima manfaat tidak mendapatkan MBG untuk sementara. Kalau SPPG langsung membuat IPAL, ya di buka lagi,’’ katanya.
Lebih lanjut, ia menyatakan, setelah permasalahan pembangunan IPAL dan kepemilikan sertifikasi laik hygiene sanitasi (SLHS) selasai, satgas akan fokus pada pengawasan kualitas menu makanan yang disalurkan oleh para mitra.
‘’Mitra yang masih nakal, saya langsung telpon atau WA, bilang Bu Nanik (Wakil ketua BGN), lalu Bu Nanik bilang ditutup,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, satgas akan melibatkan seluruh camat di Kabupaten Blora, yang bertugas sebagai ketua satgas di tingkat kecamatan. ‘’Untuk memperkuat pengawasan di lapangan dan memastikan seluruh mitra memahami regulasi dalam pelaksanaan program MBG di daerah,’’ pungkasnya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana