RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tim kebanggaan Kabupaten Blora, Persikaba, harus terhenti di babak 16 besar. Meski demikian, DPRD Blora memastikan pembangunan Stadion Kridaloka tetap menjadi prioritas. Stadion utama Kabupaten Blora tersebut diusulkan dengan anggaran sebesar Rp37 miliar.
Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Candra Tirtaka, menyampaikan bahwa progres pembangunan seharusnya pada bulan Maret sudah masuk tahap perencanaan dan penyelesaian. Namun, menurutnya, kementerian saat ini memprioritaskan penanganan bencana.
“Karena dari kementerian memprioritaskan penanganan bencana, Sumatra dan Aceh lebih dahulu diprioritaskan,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah daerah juga mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan, sehingga pembangunan stadion mengalami penundaan. “Banyak jalan yang terputus dan sarana prasarana desa perlu dibenahi akibat cuaca ekstrem,” ucapnya.
Lanova menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora akan terus mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) agar pembangunan stadion dapat direalisasikan pada tahun 2026.
“Mas Danang dari Komisi V DPR RI menjadi penghubung antara Pemkab Blora dengan Kementerian PU, dan seharusnya hari ini sudah klir,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, langsung diterima oleh Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya (PPKOSB), Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Tanozisochi Lase Anes.
Bupati menjelaskan bahwa rencananya tim dari Kementerian PU akan turun langsung ke Blora untuk meninjau kondisi Stadion Kridaloka. (ozi/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana