RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemerintah Kabupaten Blora mengusulkan empat koridor jalan agar dapat pembiayaan pembangunan dari skema Inpres Jalan Daerah (IJD) yang dibiayai pemerintah pusat. Masing-masing koridor diusulkan anggaran Rp 100 miliar.
Koridor adalah gabungan atau satu ruas jalan yang menyambung dari titik awal dan kembali ke titik awal, sehingga tercipta konektivitas.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora Nizamudin Al Huda menuturkan, pihaknya tahun ini mengandalkan IJD untuk pembangunan jalan karena anggaran kabupaten terbatas.
"IJD masih proses pengajuan. Pengajuannya koridor. Ada empat koridor yang kita usulkan," katanya.
Menurut dia, langkah ini jadi upaya agar pembangunan jalan di Blora tetap berjalan di tengah efisiensi anggaran.
"Kita upayakan, karena anggaran lebih banyak di pusat bukan di daerah," ucapnya.
Tahun lalu, Kota Kustika mendapat anggaran IJD di empat titik. Meliputi peningkatan jalan Cabak-Bleboh sepanjang ruas 4,87 kilometer dengan biaya Rp 19,85 miliar.
Berikutnya peningkatan jalan Japah-Tunjungan sepanjang 6,07 kilometer, dengan anggaran Rp 27,92 miliar.
Serta peningkatan jalan Keser-Nglangitan-Tunjungan sepanjang 4,99 kilometer, dengan biaya Rp 26,71 miliar. Terakhir peningkatan jalan Jepon-Bogorejo sepanjang 4,88 kilometer dengan biaya Rp 19,59 miliar. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana