Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

ADD Desa Napis Berkurang Rp 400 Juta, Diklaim Tidak Bakl Pengaruhi Kinerja Pemdes

Yana Dwi Kurniya Wati • Kamis, 15 Januari 2026 | 07:15 WIB
PENDAPATAN BERKURANG: Balai Desa Napis terlihat lengang, pendapatn tahun ini berkurang dibanding tahun sebelumnya.
PENDAPATAN BERKURANG: Balai Desa Napis terlihat lengang, pendapatn tahun ini berkurang dibanding tahun sebelumnya.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Alokasi dana desa (ADD) tahun ini berkurang dibanding tahun sebelumnya. Pemenuhan tunjangan penghasilan tetap (siltap) pun mulai dikeluhkan. Salah satunya Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo.

Kepala desa (setempat), Mulyono mengatakan, ADD tahun ini berkisar Rp 1,1 miliar. Berkurang banyak dari tahun sebelumnya, mencapai Rp 1,5 miliar. Artinya berkurang sekitar Rp 400 juta. "Lebih rendah (ADD tahun ini, red). Tahun kemarin kurang lebih di Rp 1,5 miliar," bebernya.

Namun, klaimnya, penurunan ADD itu tidak memengaruhi kinerja dan pelayanan pemerintah desa (pemdes). Tetap maksimal. Hanya, sangat berdampak pada siltap kades dan perangkat desa (perades). "Sangat berdampak. Ini cuma delapan bulan bisa bayar perangkatnya," ujar dia.

Sehingga, tambah dia, ada rencana audiensi perwakilan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Bojonegoro dengan pemerintah kabupaten (pemkab). "Tapi, kami belum tahu jadwalnya," imbuh Mulyono.

Terpisah, Camat Tambakrejo Kasmari menyampaikan, total ADD Kecamatan Tambakrejo tahun ini di angka Rp 14,7 miliar. Tertinggi di Desa Napis. Sebab, wilayah paling luas.

 "Tentunya perangkat desanya juga banyak," pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tambakrejo #alokasi dana desa #Siltap Kades #Tunjangan #dana desa #perades #ADD #Pemdes #Napis #siltap #kepala desa #Penghasilan #kades