Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tol Ngawi–Bojonegoro–Babat Masuk Rencana Jangka Panjang, Tahapan Studi Telah Rampung, Kapan Direalisasikan?

Hakam Alghivari • Sabtu, 13 Desember 2025 | 01:32 WIB

Ilustrasi jalan tol Ngawi - Bojonegoro -Babat.
Ilustrasi jalan tol Ngawi - Bojonegoro -Babat.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rencana pembangunan Jalan Tol Ngawi–Bojonegoro–Babat (NBB) kembali menjadi perhatian publik setelah statusnya dikonfirmasi belum masuk dalam daftar prioritas Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dikebut dalam waktu dekat.

Meski demikian, proyek ini tidak berada dalam posisi mandek. Tol NBB tetap tercantum dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Tol Direktorat Jenderal Bina Marga (Rencum DJBM) 2025–2029, menandakan bahwa pemerintah tetap memberi ruang bagi pengembangan proyek tersebut dalam agenda jangka panjang.

Dilansir dari simpulkpbu.pu.go.id, tol sepanjang 106,41 kilometer dengan konfigurasi 2x2 lajur ini dirancang sebagai jalur konektor antara dua koridor utama Trans Jawa.

Jika terealisasi, jalan tol ini akan menghubungkan kawasan Pantai Utara (Pantura) dengan jalur tengah Trans Jawa, yakni ruas Solo–Surabaya.

Posisi Bojonegoro sebagai daerah penghubung membuat rencana tol ini memiliki nilai strategis dalam mendukung arus logistik dan mobilitas antardaerah di Jawa Timur.

Sejumlah tahapan penting juga telah diselesaikan. Studi Pendahuluan hingga Outline Business Case berlangsung dari Mei hingga Desember 2020, menjadi fondasi awal penentuan kelayakan.

Proses dilanjutkan dengan penyusunan Final Business Case yang berlangsung sepanjang Januari 2021 hingga Desember 2022. Penyelesaian tahapan ini mengindikasikan bahwa proyek dinilai layak secara teknis dan finansial untuk melangkah menuju fase pencarian investor.

Namun, berhubung proyek ini tidak masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) rencana pembangunan memasuki tahap persiapan kerja sama dengan badan usaha masih belum dapat ditentukan.

Lini masa proyek NBB.
Lini masa proyek NBB.

Sebagai informasi, fase tersebut meliputi persiapan lelang, proses prakualifikasi, serta penyusunan dan distribusi Request for Proposal (RFP) untuk membuka peluang partisipasi investor melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Setelah penetapan mitra, tahapan akan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian KPBU, pemenuhan pembiayaan (financial close), dan konstruksi.

Apabila terlaksana, proyek ini dinilai memberikan sejumlah dampak bagi Bojonegoro, termasuk peningkatan aksesibilitas, efisiensi perjalanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui bertambahnya investasi dan peluang usaha lokal.

Nilai properti di sekitar kawasan yang terhubung dengan koridor tol juga berpotensi meningkat seiring berkembangnya konektivitas wilayah.

Dengan posisi proyek yang berada dalam rencana jangka panjang pemerintah, perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada proses investasi dan prioritas pembangunan infrastruktur nasional dalam beberapa tahun mendatang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#jalan tol #tuban #bojonegoro #Proyek #babat #ngawi