Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Bojonegoro Dorong UMKM Naik Kelas dengan Berbagai Program Unggulan

Muhammad Suaeb • Jumat, 28 November 2025 | 14:30 WIB
DUKUNG: Pemkab Bojonegoro melalui Disdag terus dukung UMKM dengan berbagai program unggulan. Salah satunya ikut pameran, nampak stan kabupaten Bojonegoro dikunjungi oleh banyak orang .
DUKUNG: Pemkab Bojonegoro melalui Disdag terus dukung UMKM dengan berbagai program unggulan. Salah satunya ikut pameran, nampak stan kabupaten Bojonegoro dikunjungi oleh banyak orang .

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus memperkuat komitmennya mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sejumlah program strategis disiapkan tahun ini, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, pembukaan akses pasar, hingga fasilitasi kemitraan, dll. Upaya ini diharapkan mampu mengangkat UMKM Bojonegoro agar semakin tangguh, kompetitif, dan siap naik kelas.

Kabid Promosi, Ekspor, dan Kerjasama Disdag Bojonegoro, Mahesa, menjelaskan, salah satu program unggulan adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Citra Produk Ekspor.

Program ini dirancang untuk mengoptimalkan kualitas produk lokal agar mampu memenuhi standar dan selera pasar internasional.

“Produk UMKM Bojonegoro sesungguhnya memiliki kualitas yang layak ekspor. Karena itu, bimtek ini menjadi penting agar pelaku UMKM memahami cara meningkatkan citra produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran global. Kami juga menghadirkan jejaring eksportir yang telah berpengalaman agar peserta bisa belajar langsung dari praktisi,” jelas Mahesa.

Selain penguatan kapasitas, Disdag juga memberikan perhatian besar pada aspek promosi. Sejumlah pameran UMKM skala lokal telah dan akan digelar, termasuk partisipasi pada event berskala nasional maupun internasional. Keikutsertaan UMKM dalam pameran diyakini mampu memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk unggulan Bojonegoro kepada buyer potensial.

“Pameran itu bukan hanya tempat menjual produk, tetapi ruang bertemu dengan pasar baru, memahami tren, dan memperkuat branding. Ini sangat penting bagi UMKM yang ingin naik kelas,” imbuhnya.

Program lain yang tak kalah strategis adalah Temu Bisnis UMKM, yaitu kegiatan mempertemukan langsung pelaku UMKM dengan para pengusaha, investor, serta mitra potensial. Dalam forum ini, UMKM dapat memperkenalkan produknya, berdiskusi mengenai peluang kolaborasi, hingga membuka jalur kemitraan yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka.

“Melalui temu bisnis, kami ingin membantu UMKM mendapatkan peluang kerja sama yang konkret. Tidak hanya soal pasar, tetapi juga dukungan permodalan, pengembangan produk, hingga perluasan jaringan distribusi. Dengan interaksi langsung, peluang itu akan jauh lebih besar,” jelas Mahesa.

Beragam program yang dijalankan Disdag Bojonegoro ini membuktikan keseriusan Pemkab Bojonegoro dalam memberdayakan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Pemerintah berharap UMKM lokal tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan penguatan kapasitas, dukungan promosi, serta terbukanya peluang kemitraan, UMKM Bojonegoro diproyeksikan akan terus bergerak maju dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang lebih kuat. (*/tih)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#dinas perdagangan #usaha mikro #Temu bisnis #umkm bojonegoro #pelaku UMKM #Bimtek #pemkab bojonegoro #umkm #program strategis #bojonegoro #Disdag Bojonegoro