Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

11 Ribu ASN Blora Diharapkan Bisa Bantu Entaskan Kemiskinan

Rahul Oscarra Duta • Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:45 WIB
SERAHKAN LANGSUNG: Bupati Blora, Arief Rohman menyerahkan bantuan ternak ayam untuk salah satu mustahik.
SERAHKAN LANGSUNG: Bupati Blora, Arief Rohman menyerahkan bantuan ternak ayam untuk salah satu mustahik.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebanyak 11 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Blora diharapkan bisa mendorong pengentasan kemiskinan lewat program zakat, infaq, sedekah (ZIS) Gerakan Subuh Sejahtera (GASTRA). Bupati Blora, Arief Rohman berharap, para ASN mau untuk menyisihkan Rp 2 ribu untuk bersedekah.

Bupati Arief dalam arahannya mengajak seluruh ASN yang jumlahnya mencapai 11 ribu orang untuk berpartisipasi aktif. Menurutnya, kebiasaan kecil ini bisa berdampak positif.

“Coba dihitung, kalau setiap orang hanya menyisihkan Rp 2 ribu saja setiap hari, jumlahnya akan luar biasa. Itu hanya sisa uang belanja bapak-ibu. Tapi masa pejabat-pejabat hanya Rp2 ribu bisa lebih,” jelasnya. “Intinya bukan nominalnya, tetapi kepeduliannya. Sebagai bapak, kita harus bisa membantu dan membahagiakan anak yatim kita. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tambah Bupati.

Bupati mengatakan, program yang  dibentuk bersama Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto itu bukan sekadar amal. Melainkan, strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan.

“Kalau anak yatim ini bisa kita sekolahkan hingga bekerja, maka mereka akan keluar dari kemiskinan. Itu berarti kita sedang membangun sumber daya manusia Blora yang lebih kuat,” ujarnya.

Ketua Baznas Blora, Sutaat mengatakan, bahwa kontribusi terbesar zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Blora selama ini berasal dari dunia pendidikan.

“Infaq yang dikumpulkan akan diarahkan bagi kesejahteraan anak yatim di Kabupaten Blora, sehingga mereka bisa tumbuh dan menempuh pendidikan tanpa kekurangan,” jelasnya.

Sutaat juga mengatakan, terdapat 52 persen ZIS bersumber dari tenaga pendidik. Sehingga, dia berharap pendidikan di Blora bisa terbantu dari zakat ASN tersebut. “Prinsip kami, jangan sampai ada anak yatim di Blora yang tidak bisa membeli kebutuhan sekolahnya,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, ZIS ASN tersebut juga disalurkan untuk masyarakat kurang mampu yang telah terdata. Setidaknya, ada 105 mustahik yang menerima manfaat. Terdiri dari 80 bantuan usaha peternakan ayam petelur, dan 25 pengajuan masyarakat berupa gerobak usaha UMKM.

“Alhamdulillah 105 keluarga kurang mampu yang terdata dalam DTSEN (data tunggal sosial ekonomi nasional) juga mendapatkan bantuan usaha produktif. Mereka adalah para petani peternak, penjual pentol, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Kunden, Fiqri Hidayat mengaku antusias dengan program tersebut. Sebab, menurutny, bermanfaat bagi para ASN seperti dirinya untuk melaksanakan ibadah zakat.

“Alhamdulillah, dengan program sedekah subuh sangat mendukung saya sebagai ASN. Ya karena merasa diberikan jalan dan di fasilitasi dalam bersedekah, karena secara pribadi merasakan manfaat sedekah itu sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini zakat yang terus digencarkan oleh pemkab setempat bermanfaat bagi warga Blora. Khususnya di wilayah kelurahannya. “Penerima manfaat di Kelurahan Kunden sudah banyak. Ada Bantuan Modal Usaha, Bantuan Pendidikan (Beasiswa), dan juga intervensi soal rumah tak layak huni (RTLH),” pungkasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #Gerakan Subuh Sejahtera #kemiskinan #subuh #asn #infaq #zakat #kebiasaan #aparatur sipil negara #zis #amal #Pemkab Blora #Gastra #baznas #kpk #bupati blora