RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Berbagai program dan kegiatan di Desa/Kecamatan Purwosari mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono. Apresiasi tersebut disampaikan pada penutupan Sedekah Bumi Desa Purwosari pada 13 September lalu.
Desa Purwosari menggelar rangkaian acara sedekah bumi dan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia sejak 30 Agustus hingga 13 September dengan ditutup pangelaran wayang kulit semalam suntuk.
Kepala Desa/Kecamatan Purwosari Umi Zumrothin, S.H. mengatakan puncak kegiatan sedekah bumi di Desa Purwosari berlangsung 13 September lalu. Setelah berbagai rangkaian kegiatan dimulai sejak 30 Agustus. Penutupan dilakukan dengan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.
‘’Harapannya Desa Purwosari semakin Gemah Ripah Loh Jinawi,” ungkapnya.
Umi menjelasakan Desa Purwosari siap menjadi kepanjangan tangan Pemkab Bojonegoro untuk melakukan semua program unggulan bupati. Tentu dengan harapan Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.
‘’Dengan program pemkab, Desa Purwosari lebih maju lagi dengan mengurangi kemiskinan di. Semua didukung dengan jargon bergerak bersama masyarakat menuju Purwosari bermartabat, beriman, amanah, ramah, transparan, sejahtera dan hebat. Mari bersama-sama membangun desa,” jelasnya.
Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono mengatakan ini suatu kebanggan bisa diundang di acara Desa Purwosari. Terlebih tidak asing dengan Purwosari dan luar biasa perkembangannya.
Bupati menjelaskan pagelaran wayang kulit sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Semoga dengan sedekah bumi ini membuat Desa Purwosari gemah ripah loh jinawi. Wayang sebagai nilai tata kehidupan manusia. Ada kebijakan dan mengajarkan hidup harmonis Selaras dengan alam. Mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup manusia.
‘’Nguri-nguri budaya,” ungkapnya. (*/irv)
Editor : Yuan Edo Ramadhana