Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Perbaikan dan Pembangunan Embung Karangjati Blora Ditarget Rampung Akhir November

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 12 September 2025 | 21:59 WIB
MAKSIMALKAN TAMPUNGAN: Perbaikan dan pembangunan sarana air baku Embung Karangjati menelan anggaran Rp 8,5 miliar.
MAKSIMALKAN TAMPUNGAN: Perbaikan dan pembangunan sarana air baku Embung Karangjati menelan anggaran Rp 8,5 miliar.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perbaikan dan pembangunan sarana air baku Embung Karangjati, Kabupaten Blora ditargetkan rampung pada akhir November 2025. Tampungan air nantinya bisa lebih maksimal, yang diharapkan bisa menambah masa tanam menjadi tiga kali.

‘’Per tanggal 7 September 2025 progres lapangan 8,8 persen, dan ditarget selesai sesuai tanggal akhir kontrak, yaitu 28 November 2025," Kepala Dinas PSDA dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro.

Menurutnya, proyek itu akan mencaplok luas lahan pertanian kurang lebih 5 hektare, untuk kebutuhan kolam embung dan disposal. Luas embung tersebut diharapkan dapat mengairi lahan seluas kurang lebih 40 hektare.

‘’Saat ini hanya 1 musim tanam saja, nanti harapannya jadi 3 kali tanam. Sementara tanah timbunan sisa galian ditimbun menjadi disposal area sekitar embung,’’ katanya.

Ia juga menjelaskan, pembangunan embung seluas 5 hektare tersebut murni bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2025, tanpa APBN maupun APBD Kabupaten Blora. Lalu dari pelang yang ada di lokasi menyebutkan Rp 8.5 miliar, selama 145 hari pengerjaan. ‘’Untuk pembangunan semua dana dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025,’’ tambahnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan, pengelolaan embung nantinya menjadi tanggung jawab Dinas Pusdataru Jateng, selama belum ada proses hibah. ‘’Sebelum ada proses hibah ke Pemkab, masih tanggung jawab Pusdataru," katanya.

Ia juga mengakui, untuk saat ini baru pembangunan kantor direksi penyedia jasa sementara. Sehingga proyek tersebut belum dipasangi satpan dan masih dibuatkan.

‘’Nantinya gambar akan ditempel di kantor direksi. Selanjutnya untuk kompensasi terhadap kendaraan proyek yang hilir mudik, masyarakat tidak diberi kompensasi karena sudah disampaikan saat sosialisasi,’’ pungkasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sarana air #lahan pertanian #Karangjati #Jawa Tengah #air baku #Pertanian #Perbaikan #kompensasi #embung #masa tanam #PSDA #blora #jateng