Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialiasi Program Sektor Konstruksi, Pastikan Pekerja Konstruksi Punya Rasa Aman Agar Berdaya dan Sejahtera

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 22 Juli 2025 | 23:00 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro mengadakan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek) sektor jasa konstruksi bagi pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pelaku usaha konstruksi se-Bojonegoro hari ini (22/7). Mensosialisasikan pentingnya perlindungan bagi pekerja konstruksi dan memastikan adanya rasa aman saat bekerja agar berdaya dan sejahtera.

Acara berlangsung sukses di Andrawina Ballroom Aston Hotel Bojonegoro. Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Fadlilah Utami, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro Kusnanda Tjatur Prasetijo, dan Kepala Sub Bagian Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Bojonegoro Alif Sutono.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Fadlilah Utami menyampaikan, sosialisasi dilakukan dalam rangka menyampaikan kembali kepada pelaku usaha sektor jasa konstruksi tentang kewajiban memberi perlindungan pekerja. Terutama pada Juli-Agustus tengah berjalan pembangunan proyek.

"Setelah penyedia jasa memenangkan proyek bisa langsung menghubungi kami. Ada petugas yang nanti akan mengarahkan dan mendampingi," tutur Dilla sapaan akrabnya.

Dia melanjutkan, untuk penyedia jasa atau pelaku usaha konstruksi untuk melindungi pekerjanya tidak hanya sebatas membayar. Tapi, juga melaporkan jumlah pekerja. Sebab, perlindungan diberikan setelah membayar dan menyetor nama sesuai by name by address (BNBA).

"Beda dengan konstruksi dulu, sekarang harus setor nama. Kalau ada sepuluh disetorkan sepuluh dan seterusnya. Karena perlindungan ini berdasar nilai proyek," jelasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro Kusnanda Tjatur Prasetijo menyampaikan pentingnya sosialisasi dilakukan BPJS Ketenagakerjaan. Yakni dalam rangka mengingatkan kepada semua pelaku usaha mekanisme dan ketentuan dalam ketenagakerjaan. Juga, pentingnya memberi perlindungan pada pekerja.

"Dunia usaha tentu menginginkan hasil sesuai rencana. Jika tidak pasti akan menimbulkan suatu ketidakpercayaan. Dalam suatu kegiatan membangun kepercayaan antara pemberi kerja dan pelaksana atau pihak ketiga sangat penting," tuturnya.

Sehingga, lanjut dia, untuk mencapai tujuan itu diperlukan kerja sama seluruh pihak dan rasa aman terutama bagi pekerja. Dia menjelaskan, pemberian perlindungan dilakukan pemerintan berangkat dari pengalaman kejadian terdahulu.

"Jika kejadian ada premi. Ada suatu bentuk penjaminan jika terjadi peristiwa. Karena itu pemerintah membentuk BPJS Ketenagakerjaan. Melindungi tidak hanya pekerja tapi juga pemberi kerja. Kerja baik akan menghasilkan profit dan benefit," tandasnya.

Dia menambahkan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan negara memastikan pekerja punya rasa aman agar berdaya dan sejahtera. "Kalau dilakukan bersama maka apapun usaha, goals (tujuan), menciptakan produktivitas," pungkas dia. (yna/edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jaminan sosial #konstruksi #bpjs #tenaga kerja #pekerja konstruksi #Pekerja #usaha #ketenagakerjaan #bojonegoro #bpjs ketenagakerjaan #jamsostek #Sosialisasi