RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dalam tiga tahun pelaksanaan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) tercatat 367.212 rumah tangga dapat sambungan listrik. Lebih dari 18.000 warga Provinsi Jawa Tengah dan 306 warga blora terima manfaat pada 2024 lalu.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto menyampaikan, pada program BPBL 2024, penerima bantuan mendapatkan 3 buah titik lampu, 3 buah lampu LED, pemasangan instalasi kelistrikan rumah, pemeriksaan dan pengujian Sertifikat Laik Operasi (SLO).
“Biaya Penyambungan Listrik Pelanggan Daya 900 VA serta token perdana senilai Rp 100.000,” ungkapnya.
Dari data yang tercatat, Total sebanyak 367.212 Rumah Tangga telah menerima bantuan ini selama 3 tahun pelaksanaan sejak 2022 hingga 2024. Lebih dari 18.000 warga Provinsi Jawa Tengah dan 306 warga Kab. Blora telah menerima bantuan ini di tahun 2024.
General Manager PLN UID JTY, Sugeng Widodo menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan sinergi seluruh pihak dan PLN dalam melaksanakan amanah ini.
“Kami alhamdulillah telah berhasil melaksanakan amanah ini dengan baik, semoga dapat menjadi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Sugeng.
Program BPBL dilaksanakan dengan menggunakan anggaran belanja negara dari Kementerian ESDM berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) yang mendapat penugasan sebagai operator pemasangan BPBL tersebut.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia pada Kamis (17/7) lalu melakukan pengecekan langsung ke rumah warga yang menerima pemasangan listrik dari PLN, tepatnya di Desa Cabean Kecamatan Cepu. (luk/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana