Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Wujudkan Kepedulian Negara Mensejahterakan Masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan Secara Simbolis Serahkan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Beasiswa

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 21 Mei 2025 | 01:15 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - BPJS Ketenagakerjaan menjadi kepanjangan tangan negara terus mewujudkan kepedulian untuk kesejahteraan masyarakat. Secara simbolis menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja dan beasiswa kepada sembilan penerima manfaat. Acara digelar di Kantor Cabang BPJS Bojonegoro yang berlokasi di Jalan Veteran Selasa (20/5).

Dihadiri dan diserahkan secara langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur Hadi Purnomo, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Fadlilah Utami, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Amir Syahid. Acara berlangsung khidmat penuh makna. Tak sedikit penerima manfaat turut meneteskan air mata.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan, program BPJS Ketenagakerjaan banyak manfaat yang bisa dirasakan. Dari santunan kematian hingga insentif. Pria kelahiran Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo itu menyampaikan terima kasih atas kerja sama dilakukan. "Terima kasih atas kerja samanya. Harapannya ke depan bisa kerja sama dan berkolaborasi dengan baik," tuturnya.

Kepala Disperinaker Bojonegoro Amir Syahid menambahkan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan amanah dari pemerintah untuk mendukung masyarakat yang bekerja. Menerapkan tiga pola meliputi pekerja formal yang wajib dibiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan dari perusahaan; pekerja konstruksi yang menjadi tanggung jawab yang mempekerjakan baik CV ataupun PT; dan pekerja rentan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten (pemkab).

Photo
Photo

Amir menuturkan, untuk pekerja rentan seperti buruh tani, nelayan, dan pekerja yang tidak menentu. Hari ini kerja besok tidak. Sedangkan, penerima insentif seperti marbot masjid, penggali, kubur, RT/RW, hingga modin. "Kami mengimbau untuk mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan. Agar masyarakat pekerja terlindungi. Tujuannya jika terjadi sesuatu korban merasa aman dan tidak jatuh dalam kemiskinan. "Ini merupakan program pemerintah dan banyak manfaat," tuturnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur Hadi Purnomo menjelaskan, bentuk dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menerima manfaat jika terjadi risiko. Misal kecelakaan kerja hingga kematian. Menurutnya, kecelakaan kerja diberi santunan 48 dikali upah yang dilaporkan ditambah uang kubur. Ditambah beasiswa untuk dua orang anak maksimal. "Harusnya dua orang anak untuk beasiswa. Tapi, penyerahan tadi (kemarin, red) penerima memiliki satu anak. Beasiswa ini sampai perguruan tinggi," tegasnya.

Dia menuturkan, ini merupakan bentuk kewajiban negara dalam mensejahterakan masyarakat. Terjadi sinergi nasional, provinsi, dan kabupaten. Salah satunya sinergi dalam segi pembiayaan. "Bojonegoro tertinggi se-Jatim yang melindungi pekerja rentan," tandasnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Fadlilah Utami menambahkan, pihaknya berkomitmen dan bersinergi dengan pemkab. Saat ini tengah proses pendataan pekerja untuk meratakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. "Kami bersinergi dengan pemkab," pungkas dia. (*/yna)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #bpjs #Nurul Azizah #kesejahteraan #pekerja rentan #kesejahteraan masyarakat #beasiswa #ketenagakerjaan #bojonegoro #bpjs ketenagakerjaan #jaminan kecelakaan kerja #jaminan #Santunan #Setyo Wahono #disperinaker bojonegoro