Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pembangunan Pasar Ngawen Tunggu Revisi Desain, Bakal Dikucuri APBN Sekitar Rp 30 M

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 7 Mei 2025 | 19:28 WIB
KEBAKARAN: Kondisi Pasar Ngawen ludes terbakar pada awal 2024 lalu. Saat ini, Pemkab Blora menunggu anggaran dari pemerintah pusat untuk merehabilitasi. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
KEBAKARAN: Kondisi Pasar Ngawen ludes terbakar pada awal 2024 lalu. Saat ini, Pemkab Blora menunggu anggaran dari pemerintah pusat untuk merehabilitasi. (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pengajuan proposal pembangunan kembali Pasar Ngawen usai ludes terbakar telah disetujui pemerintah pusat. Diperkirakan anggaran bakal cair sekitar Rp 30 miliar. Pembangunan dijadwalkan tahun ini, tapi masih menunggu hasil revisi desain bangunan pasar terbaru.

’’Kemungkinan mulai tahun ini bisa dibangun kembali. Dengan acuan anggaran mendekati hampir di atas Rp 30 miliar,” ujar Bupati Blora Arief Rohman. Arief mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dengan agenda pembahasan keberlanjutan pembangunan Pasar Ngawen.

Proposal yang dibuat pemkab telah disetujui dan bakal direalisasikan tahun ini. ’’Alhamdulillah Kementerian PUPR responsnya baik dan kami diminta melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan,” ucapnya.

Pihaknya mengaku, setelah kebakaran pasar awal 2024 lalu, pihaknya sering melobi ke pemerintah pusat agar bisa dibantu dengan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Sebab, anggaran daerah tidak mampu untuk membangun secara mandiri pasar rakyat tersebut.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono menuturkan, desain bangunan yang diajukan pemkab beberapa kali revisi.

Meliputi sirkulasi udara, pencahayaan, hingga tata letak blok pasar. Dimungkinkan desain pasar yang baru direalisasikan dua Blok. ’’Desain awal kami hanya satu blok. Desainnya masih direvisi. Sehingga, dimungkinkan tidak hanya satu blok, tapi bisa dua blok,” jelasnya.

Margo mengungkapkan, pemkab intensif koordinasi dengan Kementerian PUPR mulai dari tahun lalu hingga bisa terealisasi. Membahas struktur bangunan, perhitungan biaya, penataan parkir, dan penataan relokasi pedagang saat pembangunan berlangsung tahun ini. ’’Jadi, untuk rapat itu dilakukan berulang-ulang,” tambahnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #Ngawen #kementerian pupr #pemerintah pusat #pupr #proposal #pembangunan pasar #Margo Yuwono #Pasar Ngawen #revisi #blora #Dindagkop UKM Blora #relokasi pedagang #desain bangunan #bupati blora #dindagkop ukm