RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Anggaran perbaikan infrastruktur di Kabupaten Blora tahun ini sebanyak Rp 270 miliar. Meliputi jalan, jembatan, hingga talud. Pemkab masih melakukan persiapan untuk proses lelang proyek. Di dalam struktur anggaran tersebut, dana pinjaman daerah jadi tumpuan pemkab untuk pembangunan jalan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Danang mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pendataan sekaligus pemetaan 75 titik infrastruktur yang bakal dibangun.
Terdapat 41 titik ruas jalan, dan beberapa infrastruktur lain. ’’Ada 41 titik ruas jalan, kemudian sisanya rehabilitasi jalan, jembatan, talud, dan pemeliharaan-pemeliharaan lain,” jelasnya.
Danang menjelaskan, anggaran Rp 270 miliar tersebut terdiri atas Rp 215 miliar dari rencana pinjaman daerah. Nilai tersebut digunakan untuk pembangunan 41 titik ruas jalan rusak. Selanjutnya, sebanyak Rp 30 miliar bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) dan APBD.
’’Sisanya dianggarakan dari dana alokasi khusus (DAK),” katanya.
Pihaknya menegaskan, perbaikan infrastruktur tahun ini masih dalam proses. Nantinya, pekerjakaan yang nilainya diatas Rp 200 juta akan dilakukan lelang. Sehingga, masyarakat diharapkan bersabar menunggu tahapan hingga proyek bisa dikerjakan.
Pihaknya memastikan, data infrastruktur yang dibangun tahun ini sudah sesuai. Skala prioritas menjadi acuan proyek pembangunan dilakukan.
Sekretaris DPUPR Blora Nizamudin Al Hudda menegaskan, sebanyak 41 ruas jalan yang bakal diperbaiki sudah melalui kajian teknis, dan telah ditetapkan sebagai prioritas. Tentu, pembangunan infrastruktur di daerah terdampak, karena kebijakan efesiensi dari pemerintah pusat. ’’Terkena efesiensi pusat sebanyak Rp 55 miliar,” katanya.
Terpisah, Bupati Blora Arief Rohman juga masih berjuang agar ruas jalan Cabak-Bleboh bisa dibangun melalui dana Inpres Jalan Daerah (IJD). Seperti ruas jalan Randublatung-Getas-Ngawi.
’’Kami berkomitmen memenuhi aspirasi masyarakat, bahwa ruas Cabak menuju Bleboh ini menjadi ruas prioritas yang akan kami selesaikan. Karena ini berbatasan dengan Bojonegoro, Jawa Timur,” jelasnya.
Arief juga menjelaskan, bahwa tahun kemarin ruas jalan ini memang sudah akan mendapatkan IJD. Namun, di tengah jalan, yang disetujui hanya ruas Getas. Adapun panjang ruas jalan Cabak-Bleboh 6,84 kilometer dan estimasi anggaran Rp 28,5 miliar. (luk/hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana