Pemkab Bojonegoro Gelar Literasi Digital Parenting, Dorong Masyarakat Bijak Berdigital

Yuan Edo Ramadhana • Dipublikasikan Jumat, 28 Maret 2025 | 20:41 WIB
LITERASI DIGITAL : Pemkab Bojonegoro gelar kegiatan Literasi Digital Parenting untuk Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo Rabu (26/3).  (DEWI SAFITRI/RADAR
LITERASI DIGITAL : Pemkab Bojonegoro gelar kegiatan Literasi Digital Parenting untuk Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo Rabu (26/3). (DEWI SAFITRI/RADAR

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dalam rangka mewujudkan pola asuh yang bijak dalam penggunaan teknologi dan digitalisasi. Serta, mendorong masyarakat untuk cerdas dalam pemanfaatan digital.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro gelar kegiatan Literasi Digital Parenting untuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo Rabu (26/3).

Pelatihan literasi digital serta pemanfaatan teknologi yang baik menjadi upaya Pemkab Bojonegoro dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang digital.

Mengingat, peningkatan IPM menjadi salah satu program prioritas Pemkab Bojonegoro pada masa pemerintahan saat ini.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan, pentingnya peran ibu di era digitalisasi ini untuk mengarahkan anak-anaknya agar bijak dalam pemanfaatan digital.

Di sinilah peran para ibu untuk mengawasi, mendidik, dan mendukung anak untuk bijak dalam menggunakan teknologi.

Tentang bagaimana bisa belajar membatasi waktu bermain, memilih aplikasi yang sesuai dengan usia, dan memilih konten-konten yang layak untuk diakses.

‘’Sangat penting sekali untuk mengetahui bagaimana kita mengajarkan anak-anak kita yang masih kecil khususnya, dalam memanfaatkan gawai serta internet untuk hal yang bermanfaat,’’ tutur orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro tersebut.

Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono mengatakan, bahwa orang tua memiliki tugas dan tanggung jawab bersama untuk mendidik dan mendampingi anak dalam menghadapi kemajuan teknologi. Digital parenting merupakan bagaimana menyikapi kemajuan teknologi dengan cara yang bijak.

‘’PKK sebagai agen perubahan yang mempunyai tanggung jawab, sekaligus menjadi jembatan untuk menyiapkan generasi muda yang bijak dalam pemanfaatan teknologi digital,’’ lanjutnya.

Kegiatan Literasi Digital Parenting ini melibatkan sebanyak 83 peserta dari tujuh kecamatan di Bojonegoro. Meliputi, Kecamatan Purwosari, Tambakrejo, Kedewan, Kasiman, Ngraho, Margomulyo, dan Padangan.

Dengan harapan, masyarakat dapat memegang pedoman bermedia digital dengan istilah CABE. Yakni, cakap bermedia digital, aman bermedia digital, berbudaya bermedia digital sesuai norma dan etika digital. Dengan menggunakannya secara bertanggung jawab. (/*ewi)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
tambakrejo margomulyo indeks pembangunan manusia gawai cantika wahono teknologi Cabe Padangan pemkab bojonegoro kedewan TP PKK literasi digital ngraho bojonegoro internet pola asuh purwosari digitalisasi Kasiman