BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kembali berlangsungnya kegiatan belajar mengajar setelah libur di awal Ramadan, membuat sebagian siswa-siswi di Bojonegoro kembali mendapat jatah makan bergizi gratis (MBG).
Namun, menu yang disediakan kemarin (6/3), dikhususkan untuk dibawa pulang. ‘’Alhamdulillah, di bulan Ramadan ini masih tetap jalan,” ungkap Kepala SMPN 1 Bojonegoro Mochamad Munir kemarin (6/3).
Menurutnya, sejak sekolah kembali masuk kemarin, menu MBG saat ramadan memang dikhususkan untuk dibawa pulang. ‘’Semua menunya sudah dalam keadaan dibungkus, dan dimasukan tote bag,” bebernya. Munir menambahkan, bahwa menu berbeda dari sebelum ramadan. ‘’Sekarang dengan diganti biskuit, kurma, susu, jeruk, dan telur ayam,” imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim menyampaikan, meski menu MBG diganti, namun hal itu sudah sesuai dengan rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (MBG), dengan kadar gizi yang sama. ‘’Menu MBG dengan indeks sama dengan makan bergizi (sebelum ramadan),” terangnya.
Sementara itu, pemerintah bakal kembali memperluas jangkauan MBG di Bojonegoro. Bahkan, pada 3 Maret lalu, telah dilakukan sosialisasi di tiga wilayah yang rencananya bakal dibuka dapur SPPG baru yakni di Desa Bogo, Kecamatan Kapas, SPPG Kalitidu, Kecamatan Kalitidu dan SPPG Beged, Kecamatan Gayam.
‘’Memang terus menyebar secara bertahap,” terang Kepala SPPG Taman Rajekwesi Bojonegoro Friska Oktaviani Yasinta. Diketahui, saat ini di wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki empat SPPG yakni SPPG Taman Rajekwesi dan SPPG Kalijogo di Kecamatan Kota Bojonegoro, serta SPPG Mojoranu, Kecamatan Dander dan SPPG Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana