BLORA, Radar Bojonegoro - Tiga dapur gizi tambahan untuk program makan bergizi gratis (MBG) telah beroperasi. Letaknya, satu di Kecamatan Blora dan dua di Kecamatan Cepu. Totalnya, ada 9.000 penerima manfaat. Adapun ditargetkan tahun ini bisa mendirikan 50 dapur MBG.
Dandim 0721/Blora Letkol Czi Yuli Hartanto mengatakan, pihaknya telah menambah jumlah dapur gizi untuk mendukung program ini. ’’Pembangunan dapur tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan mitra mandiri yang telah berkoordinasi dengan Kodim dan BGN (badan gizi nasional),” ujarnya.
Dandim juga mengatakan, setiap dapur ditargetkan mampu melayani minimal 3.000 penerima manfaat setiap harinya. ’’Artinya, dengan beroperasinya tiga dapur di wilayah Blora itu, maka MBG mampu menyasar sembilan ribu penerima manfaat,” ucapnya.
’’Jadi, sudah ada tiga ya. Tersebar di Blora kota ada satu dan di Cepu ada dua. Per dapurnya diharapkan mampu memproduksi 3.000 porsi makanan,” imbuhnya. Ia menjelaskan, bahwa program prioritas MBG merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo dengan konsep memanfaatkan tanah milik TNI atau menggunakan sistem pinjam pakai, tanpa melalui mekanisme hibah.
Di sisi lain, ia mengakui realisasi pembangunan 50 dapur gizi masih dalam tahap perencanaan. Menurutnya, anggaran besar serta kesiapan sumber daya untuk membangun dan mengoperasikan dapur-dapur tersebut harus dipersiapkan dengan baik. “Kami berharap tahun ini bisa membangun hingga 50 dapur MBG,” harapnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana