Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pagu Anggaran Reses Capai Rp 1,61 Miliar, Anggaran Reses Tahun Depan Tidak Berubah

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 16 November 2024 | 18:45 WIB
ilustrasi Anggaran Dana.
ilustrasi Anggaran Dana.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pagu anggaran reses masa sidang tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mencapai Rp 1,61 miliar. Anggaran itu dialokasikan untuk lima hari pada 10-14 November.

Klaimnya pagu anggaran tidak berubah untuk tahun depan. ’’Iya, reses masa sidang tiga dilaksanakan sejak Minggu sampai Kamis. Dari 10-14 November. Baru kemarin (Kamis (14/11), Red) selesai,” kata Analis Kebijakan Sekretariat DPRD Bojonegoro Novan Rendy Jumat (15/11).

Dia menjelaskan, reses dilakukan tiga kali masa sidang alias sekali dalam empat bulan. Anggaran setiap subitem tidak ada perubahan dari masa sidang sebelumnya. Baik tunjangan anggota hingga sound system. ’’Selain itu, juga terop dan mamin (makan dan minum) serta snack. Anggarannya sama tidak ada perubahan,” imbuhnya.

Rendy memaparkan, tunjangan reses dianggarkan Rp 14,7 juta per anggota dewan dan dikalikan 50 anggota. Artinya, total tunjangan Rp 735 juta. Sedangkan, mamin Rp 35 ribu dan snack Rp 20 ribu per undangan.

Dijumlah Rp 55 ribu dikali maksimal undangan 300 orang dan dikalikan 50 anggota dewan. Sehingga, mamin dan snack dianggarkan Rp 825 juta. ’’Undangan maksimal 300 orang dan minimal 100 orang. Rerata anggota dewan mengundang sekitar 100-150 orang,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, untuk sound system dianggarkan maksimal Rp 500 ribu per anggota dewan. Total Rp 25 juta. Serta, terop maksimal Rp 500 ribu per anggota dewan. Sehingga, dianggarkan sama Rp 25 juta.

Artinya, total pagu dipasang untuk reses masa sidang tiga mencapai Rp 1,61 miliar. ’’Itu pagu anggarannya. Untuk serapan menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena rerata reses dilakukan di desa. Sehingga, anggaran tidak mencapai batas maksimal,” terangnya.

Rendy menambahkan, untuk anggaran reses tahun depan tidak mengalami perubahan. Meski pagu dinaikkan. Sebab, tidak ada perubahan nominal dalam penganggaran di setiap itemnya. ’’Tahun depan masih sama. Pagu naik, tapi penyerapan masih sama,” klaimnya. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Sekretaris #DPRD #reses #anggota dewan #sound system #Lapangan #makan #Anggaran #snack #kondisi #minum #bojonegoro #pagu #kebijakan #sidang