BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan jalan penghubung Kabupaten Bojonegoro dengan Nganjuk, rencananya bakal digarap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Sebab, jalan provinsi di sepanjang Kelurahan Jetak, Kecamatan Kota hingga Kecamatan Dander, kondisinya bergelombang dan belum semua dalam diperlebar.
Kepala Bidang (Kabid) Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Penataan Ruang (PUBMPR) Bojonegoro Radityo Bismoko menyampaikan, bahwa Jalan Bojonegoro hingga Kecamatan Dander bakal dibangun oleh Pemkab Bojonegoro meski berstatus jalan provinsi. ‘’Rencana akan ditangani pemerintah kabupaten,” ungkapnya Senin (8/7).
Namun, proses perbaikan jalan menuju objek wisata Kayangan Api itu, masih dalam proses perencanaan, dan belum ada proses lelang konsultan pengawas sejak dibahas pada Mei lalu bersama Bakorwil II Bojonegoro. ‘’Pembangunan jalan Bojonegoro-Dander, masih proses rencana,” imbuh Kepala Dinas PUBM PR Bojonegoro Retno Wulandari kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Kepala Bakorwil II Bojonegoro Agung Subagyo menyampaikan, pembangunan ruas jalan provinsi itu, saat ini masih dalam proses penentuan jadwal. Namun, masih perlu memastikan leading sector, dan hanya berharap rencana tersebut cepat terealisasi. ‘’Masih terus berproses, dan sudah ada progres. Semoga lancar,” ujarnya.
Diketahui, jalan Bojonegoro-Dander belum semuanya dilakukan pelebaran. Jalan sepanjang 10 kilometer itu, merupakan akses menuju tiga objek wisata unggulan yang dikelola Pemkab Bojonegoro yakni Dander Water Park di Kecamatan Dander, Waduk Pacal di Kecamatan Temayang, dan Kahyangan Api di Kecamatan Ngasem.
Terpisah, Kepala Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander Ahmad Burhani mengatakan, bahwa kondisi jalan provinsi turut Desa Ngumpakdalem memang sudah waktunya dilakukan perbaikan. Selain karena lalu lintas di jalan itu kian padat, kondisi jalan sudah bergelombang. ‘’Dan belum semua jalan diperlebar, memang sudah waktunya diperbaiki,” harapnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana