Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

31 Caleg Petahana Bojonegoro Berhasil Pertahankan Kursinya

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 7 Maret 2024 | 19:18 WIB
Ilustrasi Perolehan Kursi DPRD Bojonegoro pada Pemilu 2024 (Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro)
Ilustrasi Perolehan Kursi DPRD Bojonegoro pada Pemilu 2024 (Ainur Ochiem/Radar Bojonegoro)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Komposisi DPRD Periode 2024-2029 masih bakal didominasi wajah lama. Dari 47 caleg, tercatat 31 petahanan kembali melenggang di gedung parlemen Jalan Veteran Bojonegoro.

Sebarannya meliputi tiga petahana di dapil satu; enam petahana di dapil dua, tiga, dan enam; tiga petahana di dapil empat; dan tujuh petahana di dapil lima.

‘’Positif (terpilih kembali). Fokusnya saat ini menjaga integritas kami,’’ ucap Caleg Demokrat Dapil Tiga Mochlasin Afan Rabu (6/3).

Afan melanjutkan, keyakinannya lolos kembali berdasar dikantongi. Meliputi rekapitulasi C-1 hasil, D hasil tingkat kecamatan, serta D hasil tingkat kabupaten dilakukan KPUK. ‘’Sehingga kami optimistis. Berbeda jika, berada di kursi paling akhir. Ada kemungkinan bergeser. Namun, kami kan di kursi ke lima,’’ tegas Caleg Dapil Tiga Bojonegoro itu.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro itu menambahkan, ketentuan alat kelengkapan DPRD menunggu keputusan. Baik dari DPC hingga DPP. Saat ini, fokus menjaga integritas menjalankan tugas dan fungsi DPRD. ‘’Jangan sampai lupa tugas,’’ tegasnya.

Caleg Petahana Gerindra Maftukhan menambahkan, pihaknya sangat yakin dan optimistis terkait hasil diperoleh. Bakal lolos untuk kedua kalinya.

Bahkan, ada perbedaan signifikan perolehan suara dari periode sebelumnya, pada 2019 lalu mengantongi sekitar 6.000 suara. ‘’Saat ini saya mendapat 16.928 suara,’’ beber pria kelahiran Desa Pelem, Kecamatan Purwosari itu.

Tukan menekankan strategi hubungan langsung ke masyarakat. Serta, menjaring aspirasi.

Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya berhasil mengamankan tiga kursi, ‘’Kami mendapat alokasi tiga kursi,’’ ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Lasuri.

Dia melanjutkan, pada periode 2019-2024 sejumlah tiga kader menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Meliputi Zulma Dwi Satrio Putra, Suyuthi, dan dirinya. Namun, terjadi potensi perubahan nama caleg terpilih pada pileg 2024 berdasar rekapitulasi komisi pemilihan umum kabupaten (KPUK).

Yakni Zulma Dwi Satrio Putra yang mencalonkan kembali di daerah pemilihan (dapil) satu berpotensi dan Suyurhi dapil dua bakal tergantikan oleh Choirul Anam dari dapil empat dan M. Wahid Anshori dari dapil enam. ‘’Kami kehilangan incumbent Zulma Dwi Satrio Putra dan Suyuthi,’’ tutur anggota Komisi B DPRD Bojonegoro tersebut.

Pihaknya mengaku, perolehan kursi di 2024 memang tidak sesuai target satu kursi per dapil. Namun, ia mengungkapkan, tetap bersyukur dan menerima meski ada kekecewaan. Terutama tidak terpilihnya kembali caleg petahana. ‘’Karena memang pemilu (pemilihan umum) tahun ini luar biasa ketat persaingannya antarcaleg,’’ ujarnya.

Baca Juga: 16 Caleg Petahana Bojonegoro Tumbang, 19 Wajah Baru Melenggang

Terkait koalisi atau penggabungan menjadi fraksi ke depan, lanjut dia, masih berpotensi sama dengan komposisi 2019 lalu. Yakni dengan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, ia menyampaikan, sejauh ini kemungkinan terbesar bergabung yakni Hanura. ‘’Di 2019 kami bersama Hanura, PKPI yang sekarang menjelma PBB (Partai Bulan Bintang), dan PKS. Kemungkinan besar bersama Hanura. Tapi, tetap ada peluang dengan lainnya,’’ bebernya.

Ketua DPC PPP Sunaryo Abumain mengaku, ada perubahan jumlah kursi pada periode 2024-2029 mendatang. Hanya tiga kadernya bakal mengisi kembali kursi dewa legislatif. Di antaranya Sumari dari dapil dua: Choirul Anam dari dapil tiga; Ainu Anggara dari dapil enam. Satu lainnya potensi tersingkir yakni Effendi Eko Laksono caleg petahana dapil satu. ‘’Satu kursi keluar. Mungkin masih di pinjam partai lain,’’ ucapnya bercanda melalui telepon seluler.

Mbah Naryo sapaannya melanjutkan, belum membahas koalisi fraksi ke depan. Sebab, masih menunggu penetapan dari KPU. Sementara itu, Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPUK Bojonegoro Muchamad Muchlisin mengatakan, tahapan pemilu saat ini memasuki proses rekapitulasi tingkat provinsi. Pada 3-8 Maret. Untuk Bojonegoro selesai dilaksanakan satu hari pada 3 Maret lalu. ‘’Alhamdulillah berjalan lancar,’’ pungkasnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#DPRD #KPU #pan #pks #parlemen #incumbent #DPC #caleg #petahana #pbb #demokrat #ppp #2024 #bojonegoro #Gerindra #KPUK #jalan veteran #hanura #dpp