SURABAYA, Radar Bojonegoro – Berakhirnya jabatan Bupati Anna Mu’awanah dan Wakilnya Budi Irawanto tinggal hitungan jari. Tepatnya, pada 24 September 2023.
Namun, hingga Rabu (20/9) nama Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro masih teka-teki. Sehingga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengantisipasinya dengan menyiapkan pelaksana harian (Plh) Bupati.
Kepala Biro (Karo) Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otoda) Sekretariat Daerah Provinsi Jatim Didik Chusnul Yakin mengatakan, surat keputusan (SK) dari Kemendagri terkait Pj belum turun.
Sehingga nama-nama yang terpilih sebagai Pj belum bisa disampaikan. “Belum kita terima SK pj sampai hari ini,” kata Didik Rabu (20/9).
Meski belum ada nama terpilih, Didik mengaku optimistis SK akan turun sebelum 24 September. Sebab, tidak mungkin jabatan kepala daerah dibiarkan kosong. “Kalau antisipasi pelaksana harian (Plh) tetap ada,” kata Didik.
Dia tak merinci siapa saja yang disiapkan sebagai plh. Menurut Didik, pemprov masih menunggu SK dari Kemendagri.
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono mengatakan, pelantikan Pj harusnya mengacu pada aturan. Sesuasi jadwal, pelantikan digelar Minggu (24/9). “Sesuai aturan pelantikan digelar di hari terakhir masa jabatan,” kata Adhy.
Terkait nama-nama pejabat eselon II yang terpilih sebagai pj, Adhy meminta untuk menunggu. “Tunggu saja SK-nya,” tambah Adhy.
Terkait pj, memang banyak sekali pejabat eselon II yang diusulkan sebagai pj. Ada kepala dinas. Adapula kepala biro dan bakorwil. Jika pejabat tersebut terpilih sebagai pj, tentunya ada pekerja rumah tersendiri. Sebab mereka juga menduduki pimpinan dinas yang memiliki banyak program.
Sebelumnya, tidak hanya DPRD Bojonegoro. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga telah mengirim tiga nama calon Pj Bupati Bojonegoro.
Seleksi dilakukan di Kemendagri. Adapun Pj yang disetujui nantinya akan dilantik gubernur di Gedung Negara Grahadi.
Pemprov memastikan pelantkan Pj digelar sesuai jadwal. Perkara pemilihan Pj memang tak gampang. Sebab, tidak semua nama yang diusulkan gubernur, DPRD Kabupaten dan Kemendagri sama.
Pembahasan oleh Tim Penilai Akhir (TPA) sudah berjalan. Namun nama-nama terpilih kabarnya belum disampaikan ke pemprov. (hen/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana