Pesawat Jatuh di Area Persawahan Ngawen, Dua Orang Selamat

Achmad Syaeroyzi • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 07:20 WIB
TERSISA PUING-PUING: Kondisi puing-puing pesawat jenis Vixxen Sky Ranger jatuh di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, kemarin (7/9). (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
TERSISA PUING-PUING: Kondisi puing-puing pesawat jenis Vixxen Sky Ranger jatuh di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, kemarin (7/9). (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pesawat jenis Vixxen Sky Ranger jatuh di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, kemarin (7/9). Dua orang yang berada di dalam pesawat tersebut selamat dan hanya mengalami luka ringan. 

Setelah kejadian, pilot dan kopilot langsung dievakuasi ke Puskesmas Ngawen. Keduanya mengalami luka lecet dan mendapat penanganan medis. Seperti diketahui, pesawat tersebut diawaki pilot Dhony Vasmin A asal Surabaya dan kopilot Ignatius Andreas asal Tangerang.

Salah seorang saksi mata, Handoko mengaku melihat pesawat tersebut ketika dirinya baru pulang dari kandang. Saat menoleh ke arah atas, dia melihat pesawat dalam kondisi mesin sudah tidak menyala.

‘’Tadi saya habis dari kandang. Nengok kok ada pesawat jatuh, tapi mesinnya sudah mati dari atas,” kata Handoko saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut dia, pesawat sempat mengarah ke pepohonan jati sebelum akhirnya berubah arah. Pesawat kemudian jatuh dengan bagian sayap kanan lebih dulu dan terbakar.

Baca Juga: Pesawat Jatuh di Sarimulyo Blora: Hancur dan Terbakar, Dua Orang Selamat

‘’Ada dua orang di dalam pesawat. Kalau gak salah mau nancep di atas pohon jati, terus dibanting kanan. Langsung nyungsep, sayap kanannya langsung terbakar. Pilotnya langsung keluar,” ujarnya.

Handoko juga sempat mendengar suara ledakan setelah pesawat terbakar. Namun, ledakan tersebut tidak besar. ‘’Meledak setelah terbakar. Ledakannya kecil, seperti suara mercon,” ungkapnya.

Kapolres Blora AKBP Inggal Widya Perdana mengatakan, pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Pangandaran. Pesawat sempat mendarat di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, untuk pengisian bahan bakar dan pengecekan mesin.

Setelah itu, pesawat kembali melanjutkan penerbangan menuju Malang. Namun, saat memasuki wilayah Kabupaten Blora, pesawat mengalami gangguan mesin.

‘’Informasi awal dari pilot dan kopilot, terdapat gangguan pada mesin. Mereka kemudian berusaha melakukan pendaratan darurat di wilayah Ngawen,” terang Inggal.

Upaya pendaratan darurat tersebut tidak berjalan mulus. Pesawat akhirnya jatuh di area persawahan Desa Sarimulyo. Beruntung, kedua awak berhasil keluar dari pesawat dan hanya mengalami luka ringan.

‘’Alhamdulillah, seluruh awak selamat. Saat ini keduanya sudah berada di Puskesmas Ngawen dan mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Sementara itu, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Sejumlah anggota kepolisian masih berjaga untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Warga Nginggil Blora Temukan Pesawat Jatuh

Polisi juga menetapkan lokasi tersebut dalam status quo. Puing-puing pesawat belum dievakuasi, karena masih menunggu pemeriksaan dan arahan dari pihak yang berwenang.

‘’Untuk penyebab pasti kecelakaan masih menunggu pemeriksaan dari pihak yang berkompeten. Termasuk kondisi pesawat dan bagian-bagian yang berada di lokasi,” tandas Inggal. (ozi/ind)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
kapolres blora pesawat Pesawat Jatuh Kecamatan Ngawen