RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Insiden keracunan kembali mewarnai program Makan bergizi gratis (MBG). Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kamis (16/4) lalu sejumlah siswa di wilayah Kecamatan Kapas mengalami mual setelah menyantap makanan MBG. Hingga kemarin (19/4) jumlah ada jumlah pasti siswa yang mengalami keracunan.
Koordinator Wilayah SPPG Bojonegoro Tommy Mandala Putra membenarkan adanya keracunan MBG di wilayah Kecamatan Kapas. Tepatnya di Desa Plesungan dan Desa Tikusan. Namun, saat dikonfirmasi terkait jumlah korban, pihaknya belum membeberkan.
Begitu juga saat ditanya penyebab keracunan, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium. "Benar. Untuk jumlah pastinya saya belum ada yang terbaru. Untuk penyebab masih menunggu hasil laboratirum," tambah dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa (Kades) Plesungan, Kecamatan Kapas M. Choiri membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan bahwa ada beberapa siswa yang mengalami mual usai menyantap MBG. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci datanya.
Baca Juga: Menu Berbau, 196 Paket MBG di Blora Dikembalikan Pihak Sekolah
Namun, berdasarkan informasi, siswanya ada di Sekolah Ulul Albab dan SMKN 4 Bojonegoro.
"Kami tidak tahu pastinya, tahunya informasi mual. Ada beberapa siswa yang mual. Coba konfirmasi ke Ulul Albab atau SMKN 4 Bojonegoro," tuturnya.
Sementara, Humas SMKN 4 Bojonegoro Rini Purwaningrum membantah kejadian itu. Menurutnya tidak ada kejadian keracunan di instansi pendidikan akrab dilabeli sekolah migas itu. "Sampai hari ini tidak ada kejadian seperti itu," beber dia. (yna/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana