RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Upaya pencarian seorang perempuan lanjut usia asal Kabupaten Blora yang dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo akhirnya berakhir di wilayah Bojonegoro.
Setelah tiga hari pencarian lintas daerah, korban ditemukan meninggal dunia di Bendung Gerak Bojonegoro, Rabu (21/1) sore.
Korban diketahui bernama Gami, 75, warga Dusun Ngandong RT 01 RW 04, Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Bengawan Solo wilayah Blora.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi menyampaikan, bahwa pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim gabungan. “Pencarian dilakukan dengan membagi tim di beberapa sektor, mulai dari wilayah Blora hingga masuk ke daerah Bojonegoro, mengikuti alur Sungai Bengawan Solo,” terangnya.
Dalam operasi tersebut, BPBD Bojonegoro turut berperan aktif melakukan penyisiran dan pemantauan di wilayah hilir, termasuk area Bendung Gerak. Tim SAR gabungan dibagi dalam beberapa regu, di antaranya Basarnas, BPBD Blora, BPBD Bojonegoro, SAR MTA, relawan, hingga unsur TNI dan PMI.
Sekitar pukul 17.00, korban akhirnya ditemukan di kawasan Bendung Gerak Bojonegoro dalam kondisi meninggal dunia. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk penanganan lebih lanjut. “Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup,” jelas Kalaksa.
Sepanjang operasi, puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Peristiwa ini sekaligus menegaskan peran Bojonegoro sebagai wilayah hilir Bengawan Solo yang kerap menjadi titik akhir pencarian korban laka air dari daerah hulu. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana