RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kondisi jalan rusak di Dusun Kedungrejo RT 39 RW 08, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, memantik aksi spontan warga.
Jalan yang berlubang dan semakin licin akibat curah hujan tinggi tersebut ditanami pohon pisang sebagai bentuk penanda sekaligus ungkapan keprihatinan warga.
Diketahui, ruas jalan lingkungan itu menjadi akses utama aktivitas warga itu dipenuhi genangan air dan lumpur. Kerusakan jalan yang cukup parah membuat kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat hujan turun.
Ali, salah seorang warga Ngumpakealem mengatakan, bahwa jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan permanen. “Terakhir diperbaiki ya hanya pedel, tapi sudah lama,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Ngumpakdalem, Ahmad Burhani, membenarkan adanya kerusakan jalan di wilayah Dusun Kedungrejo. Pemerintah desa telah melakukan komunikasi dengan perangkat desa dan warga setempat terkait kondisi jalan tersebut.
“Yang terpenting sudah kami komunikasikan dengan baik. Dengan adanya seperti itu, sudah berembug dengan kepala dusun hingga RT dan RW,” ujar Ahmad Burhani.
Ia mengakui, perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya tidak bisa dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Hal itu mengingat jumlah penduduk Desa Ngumpakdalem yang mencapai sekitar 14 ribu jiwa, serta keterbatasan anggaran desa.
“Memang tidak bisa menuntaskan secepat mungkin infrastruktur jalan itu,” imbuhnya.
Meski demikian, Ahmad Burhani menegaskan, pihaknya akan melakukan perbaikan sementara guna mengurangi risiko kecelakaan dan ketidaknyamanan warga.
“InsyaAllah besok kita bantu memberikan pedel untuk bagian-bagian jalan yang becek,” pungkasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana