RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sukisno, 59, tertemper KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan tanpa palang pintu di jalur Baureno–Sumberrejo kemarin (8/1), pria beralamat Desa Trojalu, Kecamatan Baureno itu meninggal di lokasi kejadian.
Menurut Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, insiden terjadi di JPL Nomor 225 KM 148+700/500 yang tak terjaga, petak jalan antara Stasiun Bowerno–Stasiun Sumberrejo di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), rangkaian dan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek, dinyatakan dalam kondisi aman. "Sehingga perjalanan kereta dapat kembali dilanjutkan pada pukul 10.02 WIB," imbuhnya.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat pengguna jalan yang akan melewati perlintasan kereta api agar lebih waspada dan berhati-hati ketika akan melintas. "Perhatikan kondisi perlintasan baik yang dijaga maupun yang tidak dijaga,” ungkap Mahendro.
Sementara itu, Kapolsek Baureno AKP M Sholeh membenarkan kejadian tersebut. Korban bernama Sukisno, 59, warga Desa Trojalu, yang berprofesi sebagai wartawan di Bojonegoro. "Korban meninggal dunia di tempat kejadian," terangnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana