RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kobaran api disertai asap pekat tampak membumbung tinggi di kantor proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bulaklo, Kecamatan Balen kemarin (6/1).
Peristiwa itu sempat membuat warga berhamburan, karena khawatir merembet ke bangunan sekitarnya.
Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 itu, terjadi di gudang penyimpanan solar dan tangki berisi bahan bakar minyak (BBM), yang membuat kobaran api cepat membesar pada awal kejadian.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Agus Salim, menjelaskan bahwa kebakaran dari gudang penyimpanan solar, sehingga api membesar.
“Penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di gudang solar yang kemudian menyambar ke tangki berisi bahan bakar minyak (BBM),” katanya.
Untuk memadamkan api, Damkarmat menerjunkan total enam unit armada, dan 16 personel. Setelah hampir satu jam berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan api pukul 12.05.
Meski demikian, kebakaran tersebut nyaris merembet ke bangunan dan permukiman di sekitarnya. Petugas berhasil menyelamatkan gudang dan satu rumah permanen milik warga. "Total kerugian dalam proses perhitungan," terangnya.
Terpisah, Kepala Dusun Sambikerep, Desa Bulaklo, Kecamatan Balen Imam Hariadi mengungkapkan, bahwa bangunan yang terbakar merupakan gudang yang masih aktif digunakan untuk kegiatan proyek. “Masih ada aktivitas terus setiap hari, disewa untuk proyek irigasi,” ungkap Imam.
Imam menambahkan, kebakaran tersebut sempat berdampak ke lingkungan sekitar. Api dilaporkan merembet hingga ke area persawahan milik warga di sekitar lokasi kejadian.
“Api sempat merembet ke sawah milik warga di belakangnya,” jelasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana