RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sebuah jembatan penghubung Desa Ketringan dan Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken ambrol akibat hujan deras. Diketahui, bangunan jembatan tak mampu menahan derasnya aliran sungai. Akibatnya, warga pun terpaksa memutar beberapa kilometer.
Diketahui, jembatan yang ambrol memiliki panjang 4 meter, dengan lebar 3 meter dan tinggi sekitar 6 meter.
Camat Jiken, Joko Lelono mengatakan, ruas jalan penghubung itu sementara ini ditutup. Saat ini, jalan tersebut pun diberi garis pembatas.
“Warga yang melintas menggunakan kendaraan roda empat pun terpaksa memutar sejauh 15 kilometer ke pusat Kecamatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, jembatan yang ambrol itu sementara diganti jembatan darurat dengan menggunakan besi baja. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan dinas terkait untuk masalah jembatan itu.
“Sementara yang boleh lewat cuman motor saja. Itu pun harus bergantian,” ujarnya. “Kami juga sedang berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menangani jembatan itu,” tambahnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang hendak melintas supaya berhati-hati. Terlebih di malam hari.
Sementara itu, salah satu pengguna jalan, Cicin mengatakan, putusnya jembatan yang menghubungkan Desa Singonegoro dan Desa Ketringan itu mengganggu waktu aktivitasnya. Terlebih dirinya ialah seorang pelajar yang hendak berangkat ke sekolah.
"Ini soalnya jalan utama. Kalau kondisi seperti ini, sekarang kami jadi muter agak jauh. Ya semoga cepat ada perbaikan, biar gak memakan waktu banyak kalau berangkat ke sekolah,” pungkasnya. (hul/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana