RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Cuaca akhir-akhir ini mendadak tidak bersahabat, mendung dan hujan dengan intensitas sedang tiba-tiba datang pasca perayaan HUT RI ke-80.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Fenomena ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Dalam peringatan dini yang dirilis BMKG, cuaca ekstrem diprediksi terjadi pada periode 19 hingga 21 Agustus 2025. Jawa Timur termasuk salah satu wilayah dengan potensi hujan lebat yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: BMKG: Gempa Kamchatka di Rusia Berpotensi Timbulkan Tsunami di Indonesia Timur
Penyebab Cuaca Ekstrem
BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 3 yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Indonesia bagian barat.
Fenomena ini diperkuat dengan hadirnya gelombang atmosfer Mixed-Rossby Gravity, Gelombang Kelvin, serta anomali OLR positif.
Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra memengaruhi pola angin dengan memicu perlambatan dan belokan, sehingga meningkatkan pembentukan awan hujan signifikan.
Faktor-faktor tersebut dapat meningkatkan curah hujan meskipun sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada musim kemarau. BMKG menegaskan, potensi cuaca ekstrem ini berisiko menimbulkan:
-
banjir dan genangan,
-
tanah longsor,
-
hingga gangguan transportasi darat, laut, dan udara.
Masyarakat diimbau agar lebih waspada, rutin memantau perkembangan informasi cuaca, juga menyiapkan jas hujan, payung, hingga jaket agar lebih aman. (kam)
Editor : Hakam Alghivari