RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Insiden kebakaran Kapal Motor (KM) Barcelona V di perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara masih menyisakan beberapa polemik. Nahkoda kapal penumpang tersebut resmi ditahan pada Senin malam (21/7) oleh Polda Sulawesi Utara.
Mengutip dari Jawa Pos Manado Post, kapten kapal, inisial IB ditahan usai diperiksa bersama 13 buah anak buah kapal (ABK) kapal tersebut. Untuk para ABK sendiri masih melanjutkan proses pemeriksaan
“Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan Ditpolairud Polda Sulut, menetapkan satu tersangka berinisial IB. Untuk yang lainnya sementara dalam pengembangan," jelas Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan kepada awak media setempat.
Salah satu temuan dari pemeriksaan tersebut, jumlah penumpang kapal ternyata melebihi yang tercatat dalam manifes atau daftar penumpang. “Sesuai manifes penumpang ada 280 orang, ternyata lebih,” lanjut Kombes Pol Alamsyah.
Menurut data yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, ternyata ada 580 penumpang dalam KM Barcelona V. 575 diantaranya selamat, 3 dinyatakan meninggal dunia, dan dua masih dalam tahap pencarian.
Kepala Basarnas Manado, George Randang menyampaikan, operasi terhadap dua korban tersisa dilanjutkan hingga korban ditemukan. Area pencarian diperluas ke wilayah Pulau Bangka dan Pulau Gangga dengan radisu mencapai 5 mil laut, dengan asumsi korban hanyut ke lokasi tersebut.
"Kami sudah melakukan penyisiran sampai di beberapa desa yang ada di Pulau Bangka, Gangga dan Talise. Sampai malam tadi hasilnya belum ada dan hari ini kita lanjutkan," jelas George pada Selasa (22/7).
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan semua sumber daya yang tersedia. Harapan kami, dua korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tambah George, yang juga masih mengumpulkan data-data tambahan dari para penumpang selamat.
Sebelumnya, KM Barcelona V tiba-tiba terbakar dan diselimuti kobaran api saat berlayar di wilayah Pulau Talise pada Minggu siang (20/7). Besarnya kobaran api menyebabkan penumpang menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana