Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tiba di Bojonegoro Jenazah Bagus Adi Prayogo Langsung Dimakamkan, Bupati Wahono Takziyah ke Rumah Duka

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 4 Juli 2025 | 02:39 WIB
Kawan-kawan Bagus Adi Prayogo dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menaburkan bunga di makam Bagus usai dimakamkan Kamis dinihari (3/7). (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
Kawan-kawan Bagus Adi Prayogo dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menaburkan bunga di makam Bagus usai dimakamkan Kamis dinihari (3/7). (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jenazah salah satu korban kecelakaan laut di Maluku Tenggara, Bagus Adi Prayogo tiba di rumah duka di RT 9 RW 2, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem pada Kamis dinihari (3/7). Jenazah mahasiswa Universitas Gadjah Mada asal Bojonegoro tersebut setelah tiba di Bandara Juanda estafet jalur darat melalui Tol Ngawi (2/7).

Tepat pukul 12 malam ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka. Sesuai permintaan keluarga, jenazah langsung disholatkan sebelum dimakamkan.

Tidak hanya masyarakat setempat, kawan-kawan Bagus semasa sekolah dan kuliah juga turut membantu prosesi pemakaman. Sambil menahan tangis, mereka menaruh setangkai bunga di atas kijing makam Bagus, setelah bunga kamboja yang digunakan untuk penyekaran.

Kepulangan jenazah turut diantar oleh perwakilan Pemerintah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, tempat Bagus dan temannya berkegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Perwakilan Pemerintah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Rudi A. Bugis menyampaikan duka cita atas kecelakaan laut dan berpulangnya Bagus kepada Yang Maha Kuasa. Pemerintah kedua wilayah yang bertetangga tersebut telah memberikan upaya maksimal dalam evakuasi dan pemulangan jenazah.

“Dua pemerintah berupaya keras, mulai dari proses pencarian hingga evakuasi. Selain itu kami juga mengadakan tahlilan untuk korban bersama ASN setempat. Kami menunggu di rumah sakit (RSUD Karel Sadsuitubun) hingga jenazah ditemukan. Semua penanganan jenazah dilaksanakan dengan tata cara Islam,” ujar Rudi sebelum salat jenazah dilaksanakan.

Camat Ngasem Iwan Sopian berterimakasih usaha kedua pemerintah asal Maluku tersebut dalam bantuan evakuasi, pemulasaran dan pemulangan jenazah.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (baju biru langit) takziah ke rumah duka Bagus Adi Prayogo pada Kamis sore (3/7). (M. NURCHOLIS/RADAR BOJONEGORO)
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (baju biru langit) takziah ke rumah duka Bagus Adi Prayogo pada Kamis sore (3/7). (M. NURCHOLIS/RADAR BOJONEGORO)

“Mewakili keluarga, kami juga memohonkan maaf apabila selama hidup Bagus memiliki kesalahan,” ujar Iwan.

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Rustamadji menyampaikan, Bagus merupakan salah satu mahasiswa terbaik yang pernah menimba ilmu di kampus yang terletak di Yogyakarta tersebut.

“Kami tadi menyaksikan kawan-kawan SMAnya menyatakan bahwa Bagus adalah seorang yang baik dan tidak pernah berbuat macam-macam, sama seperti pandangan kami selama ini,” jelasnya.

Jenazah Bagus dimakamkan sekitar pukul 2 Kamis dinihari di pemakaman umum di belakang Masjid Baiturrahman, Desa Trenggulanan. Pemakaman tersebut hanya berjarak kurang lebih 400 meter dari rumah duka.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (baju biru langit) takziah ke rumah duka Bagus Adi Prayogo pada Kamis sore (3/7). (M. NURCHOLIS/RADAR BOJONEGORO)
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (baju biru langit) takziah ke rumah duka Bagus Adi Prayogo pada Kamis sore (3/7). (M. NURCHOLIS/RADAR BOJONEGORO)

Sementara itu, Kamis (3/7) sekitar pukul 17.00 wib, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga hadir bertakziyah di rumah duka. Bupati bersama Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro bertemu ayah Bagus, Lasman dan keluarga duka.

"Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turut berduka atas berpulangnya Mas Bagus dalam musibah saat KKN di Maluku. Semoga keluarganya diberikan ketabahan," ungkap Wahono. (edo/cho)

Baca Juga: Bagus Adi Prayogo di Mata Civitas UGM dan Perhutani: Pemimpin yang Sopan, Pintar dan Aktif Berorganisasi

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Kota tual #Bagus Adi Prayogo #Ngasem #ugm #Takziyah #jenazah #tahlilan #kecelakaan laut #pemakaman #takziah #universitas gadjah mada #kecelakaan #maluku tenggara #universitas gajah mada #KKN