RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Korban jiwa akibat penggunaan jebakan tikus beraliran listrik. Memicu kekhawatiran luas di masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mendesak tindakan serius untuk mengatasi bahaya praktik tersebut.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, pemasangan jebakan tikus yang membahayakan petani ini, perlu ada upaya serius dari pemerintah kabupaten (pemkab), khususnya dalam mengatasi permasalahan hama.
‘’Saya kira pemkab melalui dinas pertanian harus mencari cara yang tepat dalam rangka untuk mengatasi hama tikus yang meresahkan petani,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Giliran Petani Kasiman Bojonegoro Meninggal Tersengat Jebakan Tikus Milik Sendiri
Politikus Partai PAN itu menambahkan, pelarangan jebakan tikus sejauh ini belum masif, dan belum ada jerat hukum yang berlaku.
‘’Mungkin ya dengan peraturan daerah (perda) pelarangan jebakan tikus dari arus litrik, supaya ada pelarangan yang masif di semua desa, karena korban sudah sangat banyak,’’ imbuhnya.
Selain itu, dengan adanya perda dan pelarangan masif, diharapkan dapat mengurangi penggunaan jebakan tikus yang membahayakan, dan memberikan perlindungan yang lebih baik tak hanya bagi petani, namun masyarakat secara luas di Kabupaten Bojonegoro. (dan/msu)