RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kecelakaan truk kian marak dan membahayakan pengendara di Jalan Raya Bojonegoro-Ngawi. Bahkan, selama dua hari berturut-turut pada Sabtu (26/4) dan Minggu (27/4), dua kecelakaan di jalan nasional itu melibatkan empat unit truk.
Menurut Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama, kecelakaan melibatkan truk berturut-turut di Jalan Bojonegoro-Ngawi, dan seluruhnya berada di wilayah Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo.
‘’Sebelum kecelakaan melibatkan 3 truk (Minggu), memang ada laka truk terguling, jadi ada dua kejadian,” terangnya kemarin (28/4).
Ipda Septian menambahkan, kejadian pada Sabtu melibatkan truk pengangkut pupuk urea dengan nopol L-9645-UC laka tunggal di tanjakan turut Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo.
Truk yang dikemudian Fahmi Iqbal Adi Nugraha, 27, warga Kecamatan Purwosari itu, menyebabkan kelumpuhan arus. “Kurang lebih 1,5 jam proses pemindahan pupuk yang tumpah,” jelasnya.
Sementara itu, kejadian laka di Jalan nasional turut Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, kembali terjadi pada Minggu (27/4) malam. Bahkan, laka beruntut melibatkan truk Fuso E 9174 D muatan sekam padi, menabrak truk Nopol G 8436 OC, dan menabrak truk lain bernopol L 8158 AM yang berjalan di belakangnya.
‘’Sopir mengalami luka, salah satunya sopir Fuso kami dilarikan ke RSUD Ngawi,’’ pungkas Septian.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Jalan Bojonegoro-Ngawi kembali mengalami kemacetan, karena lamanya proses evakuasi dari tiga truk yang terlibat laka.
‘’Macet parah sampai Senin (28/4) dini hari, sekitar pukul 02.00,” ungkap Riski Ramadan, salah satu pengguna yang melintas. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana