RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Warga Kecamatan Kota Bojonegoro dihebohkan dengan kejadian kebakaran sebuah pabrik dan gudang yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Bojonegoro, pada Minggu dinihari (9/3). Pabrik dan gudang yang merupakan tempat aktivitas produksi triplek plywood tersebut diduga hangus akibat korsleting listrik.
Kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 01.30 wib. Saat itu ada masyarakat yang sedang melintas di depan pabrik langsung datang ke mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Bojonegoro. Di saat bersamaan, warga juga melaporkan kebakaran ke Polres Bojonegoro melalui kanal pengaduan “Matur Pak Kapolres“.
Personel Dindamkarmat tiba di lokasi kejadian pukul 02.08 wib, menggunakan dua armada damkar dari pos kota, satu armada pembantu dari pos Sumberrejo serta dua armada lagi water supply milik BPBD Bojonegoro.
“Total ada tujuh belas personel damkar dan BPBD yang diturunkan,” papar Kepala Dindamkarmat Bojonegoro, Siswoyo.
Petugas Dindamkarmat dan Peleton Siaga Polres Bojonegoro langsung saling bahu membahu untuk memadamkan api. Berhubung api yang tercipta cukup besar, serta akses yang sempat terhalang karena pabrik dalam keadaan dikunci, proses pemadaman api berlangsung hingga jelang matahari terbit.
Berhubung tidak ada aktivitas pekerjaan di pabrik tersebut sejak Jumat sore, diduga pabrik dan gudang terbakar akibat korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih didalami oleh pihak Polres.
"Kami masih melakukan olah TKP dan pengumpulan informasi dari saksi-saksi di sekitar lokasi," ujar Kasi Humas Polres Bojonegoro AKP Karyoto.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sebab tidak ada aktivitas pekerjaan dalam pabrik. Sementara api tidak sampai merembet ke pabrik besi dan tembakau yang berada di dekatnya.
Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Meliputi bangunan pabrik yang terbakar hingga 90 persen, serta beberapa aset mesin pabrik seperti mesin potong, mesin press dan mesin vacuum debu. (edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana