RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Masyarakat di sekitar Alun-Alun Bojonegoro dikejutkan dengan terjadinya kebakaran menara Masjid Agung Darussalam di barat Alun-Alun Bojonegoro pada Rabu siang (19/2). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meskipun eksterior menara habis dilalap si jago merah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojonegoro, Siswoyo menjelaskan saat ditemui di lokasi usai proses pemadaman api, awal kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 10.30 WIB.
“Kami menerima telepon dari takmir masjid sekitar pukul 10.52. Setelah mendapatkan laporan, tim damkar langsung ke lokasi untuk memadamkan dan melakukan proses evakuasi hingga sekitar pukul 11.39,” jelasnya di hadapan awak media.
Menurut pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro tersebut, pemadaman api memerlukan waktu sekitar setengah jam. Total ada 18 personel damkar yang diturunkan untuk menangani.
“Kami mengerahkan tiga armada, satu truk pemadam dan dua truk suplai air,” lanjut Siswoyo.
Meskipun truk damkar harus memposisikan diri untuk menjangkau api di puncak menara, Siswoyo mengaku tidak ada halangan dalam proses pemadaman dan evakuasi.
“Memang ada banyak orang berlalu-lalang, terutama anak-anak sekolah (TK Darussalam). Tim BPBD turut membantu selama proses evakuasi anak-anak tersebut,” ujar Siswoyo.
Akibat kebakaran tersebut, dinding eksterior menara yang terbuat dari bahan ACP rontok dan beterbangan ke jalan raya dan Alun-Alun Bojonegoro. Akibat kejadian menyisakan pilar pondasi dan tangga menara. Selain itu, dua sepeda motor yang berada di dekat lokasi turut tersambar api, meskipun tidak terlalap habis. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 400 juta akibat kebakaran ini.
Berkat aksi cepat para personel damkarmat dan BPBD dalam mengevakuasi siswa dan guru TK yang berada di dekat lokasi, tidak ada korban jiwa. Selain itu bangunan Masjid Agung Darussalam dan TK Darussalam sama sekali tidak tersentuh api.
Baca Juga: Inilah Penyebab Café-Homestay di Babat Terbakar, Tiga Pengunjung Tewas
Saat ini penyebab kebakaran masih didalami oleh Dindamkarmat bersama tim laboratorium forensik Polres Bojonegoro.
“Ini masih proses investigasi, apa yang sebenarnya terjadi masih kami dalami,” jelas Siswoyo.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro pun turut respons dan datangi tempat kejadian. Adriyanto mengatakan, restorasi menara akan diserahkan kepada Pemkab Bojonegoro usai Bupati dan Wakil Bupati dilantik.
“Saya akan komunikasikan dengan bupati dan wakil bupati terpilih untuk bisa segera membantu pengurus masjid untuk memperbaiki kondisi yang ada,” ujarnya. (edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana