Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Mitigasi Kebakaran Pasar Masih Lemah, Pemkab Blora Cari Solusi

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 28 Januari 2025 | 20:19 WIB
LUDES: Petugas Damkar melakukan pemadaman di Pasar Induk Cepu yang terbakar kemarin pagi.
LUDES: Petugas Damkar melakukan pemadaman di Pasar Induk Cepu yang terbakar kemarin pagi.

 

PEDAGANG Pasar Induk Cepu yang kiosnya terbakar bakal direlokasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora sedang mencarikan solusi untuk kios yang ludes terbakar. Sementara, mitigasi kebakaran di kawasan pasar yang dimiliki pemda masih minim, perlu sentuhan anggaran.

Pasalnya, tepat setahun lalu juga terjadi kebakaran pasar daerah. Yakni, kebakaran Pasar Ngawen pada Januari 2024 lalu dengan taksiran kerugian miliaran rupiah yang harus ditanggung.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Daerah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono mengungkapkan, pihaknya saat ini masih fokus membersihkan sisa kebakaran dan relokasi pedagang terdampak.

Ada tempat yang masih kosong di Pasar Induk Cepu yang belum difungsikan. Sebanyak 28 pedagang yang terdampak akan menempati kios itu untuk sementara. ’’Ada beberapa kios yang kosong, mereka nanti kami fasilitasi untuk menempati,” ungkapnya.

Terkait pembangunan dan rencana pascakebakaran, pihaknya masih melakukan koordinasi. ’’Untuk selanjutnya kami masih akan rapatkan,” tambahnya.

Kebakaran pasar terjadi berturut-turut pada awal 2024 dan awal 2025 ini. Menurutnya, pasar daerah idealnya mempunyai fasilitas umum (fasum) untuk mengantisipasi kebakaran. Seperti halnya alat pemadam kebakaran ringan (apar).

’’Idealnya juga harus ada semacam hydrant untuk penanganan kebakaran,” katanya. Namun, untuk merealisasikan tersebut perlu ada pembicaraan lebih lanjut dengan stakeholder terkait. ’’Seharusnya diikuti dengan penganggaran, untuk menunjang fasilitas pasar yang standar,” katanya.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman telah meninjau lokasi kebakaran dan telah memberikan bantuan, Minggu (26/1). Pihaknya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa pedagang dan akan segera mencarikan solusi. ’’Semoga nanti segera bisa kami carikan solusinya,” terangnya.

Sebelumnya, Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Induk Cepu Repto mengaku pihaknya telah mengusulkan pembangunan kios sebelum insiden kebakaran. Namun, belum sampai terealisasi. ’’Berharap di belakang (pasar) untuk dibangun (kios). Entah karena anggaran atau apa kok belum bisa terlaksana,” ujar dia. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #Paguyuban pedagang #mitigasi #apar #kebarakan #pemda #cepu #Pasar Induk Cepu #Pasar Ngawen #Pemkab Blora #blora #hydrant #bupati blora #dindagkop ukm