RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebuah truk jenis Mitsubishi Fuso bermuatan Mie Instan terbakar hebat di Jalan Nasional, tepatnya turut Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Bojonegoro pada Rabu siang (10/7). Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting kelistrikan truk, bersumber pada mesin dinamo starter dan accu.
Di lokasi kejadian, kelancaran arus lalulintas dua arah sempat terganggu. Petugas dari Satlantas Polres Bojonegoro turun langsung di lokasi untuk mengurai kemacetan hingga kembali normal.
Catur, salah satu warga yang saat kejadian berada di lokasi mengatakan, awalnya truk berhenti terlebih dahulu di bahu jalan sekitar pukul 12.37 WIB. Sopir truk turun untuk mengecek muatan.
“Supir menghentikan truknya dan turun untuk mengecek dan mengencangkan tali muatan. Berhubung posisinya kendur,” jelas Catur yang bertempat tinggal dekat dengan lokasi.
Namun saat proses mengencangkan tali tersebut, tiba-tiba percikan api keluar dari bawah jok truk jenis Mitsubishi Fuso dan merembet ke bak truk yang bermuatan penuh Mie Instan.
“Dugaannya truk mengalami korsleting kelistrikan kendaraan, sehingga muncul percikan api,” lanjut Catur.
Truk milik wiraswastawan asal Ngawi, Wahono (66) tersebut langsung diselimuti kobaran api dalam waktu singkat. Setelah menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.51 WIB, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dindamkarmat) Kabupaten Bojonegoro tiba di lokasi kejadian dalam waktu tujuh menit kemudian.
Dua belas personel dari Dindamkarmat dengan dua truk pemadam, satu unit komando dan satu truk tangki air terlibat dalam pemadaman truk yang terbakar tersebut. Selain itu, mereka juga dibantu oleh berbagai elemen. Yakni, dari Satlantas, PJKA, Dinas Perhubungan, BPBD serta warga setempat. Akhirnya api yang membakar truk dapat dipadamkan petugas Damkarmat pada pukul 13.48 WIB.
Kerugian yang diakibatkan kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 100 juta, meliputi kabin truk dan seperempat muatan mie instan yang diangkut di bagian depan bak truk. Serta surat-surat dan identitas milik supir dan kernet yang berada di kabin ikut terbakar.
Sementara itu, bagian belakang truk bernopol B 92XX EI itu masih utuh, dan tiga perempat mie instan di bagian tengah dan belakang truk, dengan perkiraan nilai total Rp 150 juta dapat diselamatkan dan masih dalam keadaan layak konsumsi.
Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, para personil Dindamkarmat turut melakukan sosialisasi kepada warga sekitar tentang cara mencegah dan memadamkan kebakaran. (edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana