LAMONGAN, Radar Lamongan – BPBD Lamongan mengirimkan mobil, ambulans dan tim kesehatan untuk menjemput 12 orang korban selamat kapal motor nelayan (KMN) Putra Sumber Mas yang tenggelam di perairan Selat Bali.
‘’Sebanyak 12 orang datang nanti (tadi) malam,’’ kata Kepala BPBD Lamongan, Joko Raharjo.
Dia mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas. Anak buah kapal (ABK) KMN Putra Sumber Mas berhasil diselamatkan dan dibawa kapal TB Kharisma Bahari 168. Evakuasi dilakukan petugas dengan membawa korban ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sementara TB Kharisma Bahari 168 tetap berlabuh di Gresik, sesuai tujuannya.
Dari 12 nelayan itu, seorang dikabarkan sakit. Sehingga, BPBD menyiapkan ambulans dan petugas kesehatan.
‘’Untuk sakitnya, belum diketahui detail. Sudah disiapkan mobil serta tim medis,’’ jelas Joko.
Rencananya, setelah menjalani pemeriksaan, ABK yang sehat dipulangkan agar segera bertemu keluarganya. Bagi yang sakit, maka dilakukan penanganan lebih dulu.
Seperti diberitakan Radar Madura, Jawa Pos Grup, 12 ABK kapal motor nelayan (KMN) Putra Sumber Mas yang tenggelam Rabu (24/1) ditemukan di perairan Selat Bali pada hari yang sama. Ada tiga ABK lain yang belum ditemukan dalam kecelakaan laut tersebut.
Tim SAR yang ditugaskan mengevakuasi belasan korban di Pulau Kangean, Sumenep, menemui kendala cuaca buruk.
Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, nakhoda tugboat (TB) Kharisma Bahari 168 melaporkan adanya kecelakaan laut melalui pesan WhatsApp dan radio marine kapal.
ABK KMN Putra Sumber Mas ditemukan mengapung di sekitar perairan utara Pulau Lombok.
Menurut Widi, TB Kharisma Bahari 168 awalnya berlayar dari Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Tanimbar, Maluku. Kapal itu berlayar Selasa (23/1) menuju Gresik. ”Pada pelayaran tersebut, TB Kharisma Bahari 168 menggandeng BG Kharisma Bahari 98,” tuturnya.
Setelah tiba di perairan Selat Bali Rabu (24/1), nakhoda TB Kharisma Bahari 168 menemukan 12 orang mengapung di tengah laut dengan peralatan seadanya. (mal)
Editor : Hakam Alghivari