Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Terpeleset, Bocah SD di Lamongan, Tewas Tenggelam

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 17 Juni 2023 | 19:53 WIB
LAKUKAN PENGECEKAN: Petugas kepolisian mendatangi kolam penampungan air di Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, setelah bocah SD tewas tenggelam di sana. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
LAKUKAN PENGECEKAN: Petugas kepolisian mendatangi kolam penampungan air di Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, setelah bocah SD tewas tenggelam di sana. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
GLAGAH, Radar Lamongan - Ini menjadi pelajaran bagi para orang tua. Terutama mengimbau buah hatinya, agar tidak bermain di dekat kolam penampungan air tanpa pendampingan orang dewasa. Lengah sedikit maka akan bernasib seperti warga Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, Ahmad Zidan Arzaquna, 8, yang tewas setelah tenggelam di kolam penampungan air, Jumat (16/6).

Korban ditemukan warga setelah dilakukan pencarian di kolam penampungan air tersebut, tutur Kapolsek Glagah, Iptu Bambang Siswoyo kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Dia menjelaskan, semula korban berangkat sekolah di SDN 1 Dukuh Tunggal. Kegiatan di sekolah hanya berdoa saja, karena saat itu tidak ada pelajaran. Selanjutnya korban mengajak temannya untuk bermain di luar sekolah. Korban dan temannya ke area kolam penampungan air yang tak jauh dari sekolahnya.

Sesampai di waduk, korban melepas kaos kaki dan bermain di pinggir kolam, ucapnya.

Namun tak lama kemudian korban terpeleset hingga terjebur ke kolam penampungan air tersebut. Mengetahui korban tercebur, temannya berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Warga selanjutnya menuju ke kolam penampungan air untuk berupaya menyelamatkan.

Tak lama kemudian setelah ditemukan, korban tentunya sudah tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia, terangnya.

Siswoyo memastikan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Sehingga, diakuinya, korban meninggal murni akibat terjebur.

Keluarga sendiri telah menerima atas kejadian tersebut, pungkasnya. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#tenggelam #Bocah SD #Penampungan Air #lamongan