Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Masuk Kemarau, Rawan Kebakaran Lahan

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 20 April 2023 | 17:37 WIB
JINAKKAN API: Petugas memadamkan api saat kebakaran rumah di Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Selasa (18/4). (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
JINAKKAN API: Petugas memadamkan api saat kebakaran rumah di Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Selasa (18/4). (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kebakaran per 18 April sebanyak 34 kejadian. Didominasi kebakaran akibat korsleting listrik. Sejak dua tahun terakhir kebakaran lahan dan hutan sangat minim karena kondisi cuaca fenomena la nina. Tahun ini diprediksi terjadi kemarau panjang, jadi perlu waspada kebakaran lahan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, bahwa selama 2021 sebanyak 150 kejadian kebakaran. Lalu turun menjadi 128 kejadian pada 2022. ‘’Penyebab turunnya kejadian kebakaran karena kebakaran lahan sangat sedikit,” tutur Adi.

Mengingat, dua tahun terakhir kondisi cuacanya kemarau basah. Sehingga sepanjang tahun masih sering turun hujan. Namun, kejadian kebakaran rumah tetap sama saja, tidak ada penurunan. Karena itu adanya prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa mulai April ini awal musim kemarau, masyarakat diharapkan waspada.

Sebab, diprediksi tahun ini bakal terjadi fenomena el nino atau kemarau panjang. ‘’Jadi pastikan ketika usai bakar daun kering atau sampah itu apinya sudah benar-benar padam. Kemungkinan apinya bisa merambat,” bebernya.

Ia menyebutkan data kebakaran lahan pada 2020 sebanyak 10 kejadian, pada 2019 sebanyak 17 kejadian, dan pada 2018 sebanyak 15 kejadian.

Sementara itu, Adi mengimbau masyarakat hendak mudik melepas semua stop kontak peralatan listrik sekaligus regulator elpiji. Guna mengantisipasi terjadinya arus pendek atau korsleting listrik. (bgs/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#kebakaraan #bojonegoro #Kemarau #lahan